Hidayatullah.com – Pelanggaran ‘Israel’ terhadap gencatan senjata tidak hanya terjadi di daratan Gaza, namun juga meluas hingga ke lepas pantai.
Serangan terbaru ‘Israel’ pada Senin melukai dua nelayan Palestina yang sedang melaut tidak jauh dari pantai Kota Gaza. Melansir Anadolu, angkatan laut ‘Israel’ menembaki perahu mereka.
Para nelayan tersebut sedang bekerja di atas perahu nelayan kecil ketika kapal-kapal angkatan laut ‘Israel’ menargetkan mereka dengan tembakan senjata dan peluru artileri, ungkap sumber medis tersebut kepada Anadolu.
Salah satu nelayan mengalami luka sedang sementara yang lainnya mengalami luka ringan, kata sumber itu.
Insiden ini terjadi di tengah situasi yang oleh otoritas Palestina disebut sebagai pelanggaran berulang ‘Israel’ terhadap kesepakatan gencatan senjata yang telah berlaku di Gaza sejak 10 Oktober 2025.
Nasib Nelayan Palestina
Pasukan angkatan laut ‘Israel’ telah berulang kali menembaki perahu nelayan Palestina di sepanjang garis pantai Gaza, menurut sumber-sumber Palestina; para nelayan melaporkan adanya korban jiwa, luka-luka, penangkapan, serta kerusakan pada perahu mereka.
Serangan-serangan tersebut terus berdampak pada nelayan yang mengandalkan perahu kecil untuk mencari nafkah, menyusul hancurnya banyak kapal nelayan akibat serangan militer ‘Israel’ di Gaza.
Di hari yang sama, jet tempur ‘Israel’ menghantam tiga rumah di dekat lokasi penempatan pasukan ‘Israel’ di kawasan Tuffah, timur laut Kota Gaza, menurut sumber setempat dan saksi mata.
Beberapa serangan udara menghantam rumah-rumah di dekat persimpangan Sanafur, meskipun tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka.*




