Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Relawan Indonesia Sampaikan Amanah Rakyat Palestina untuk Rakyat Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Februari 2013 06:30 6:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Februari 2013 06:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Sahabatsuriah.com–Dengan perlindungan Allah Ta’ala, sejak lima hari yang lalu (15/2) lebih dari sepuluh orang relawan Indonesia-Palestina telah bergerak serentak di Aleppo dan Damaskus (Suriah) menyampaikan amanah-amanah kepada rakyat yang sudah dua tahun ini mengalami krisis kemanusiaan yang sangat parah.

“Ya, tim kita bukan saja menyampaikan amanah dari rakyat Indonesia, tapi juga dari rakyat Gaza, untuk rakyat Suriah,” jelas M. Fanni Rahman, Ketua Umum Sahabat Al-Aqsha. Fanni memantau terus bergeraknya tim-tim kemanusiaan ini dari markasnya di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta.

Menurut Fanni, dalam waktu lima hari, misi kali ini telah menyampaikan amanah tidak kurang dari 700 juta rupiah. Amanah itu disampaikan dalam bentuk paket-paket makanan, bantuan pengobatan, dan bantuan pendidikan darurat. “Alhamdulillah, tim kita menyampaikannya langsung di titik-titik terdepan, bukan saja di kamp pengungsi di luar Suriah,” jelas Fanni.

Sejak Maret 2011, Republik Arab Suriah yang bersebelahan dengan Palestina hancur lebur. Bukan karena diserang oleh negara lain, tetapi karena rezim militer Presiden Basyar Al-Assad mengamuk habis-habisan menanggapi tuntutan rakyat yang meminta kehidupan yang lebih adil. Unjuk rasa rakyat di jalan-jalan dijawab dengan pembunuhan, penangkapan, penyiksaan, penghancuran rumah-rumah di kampung dan kota dengan persenjataan berat.

Menurut informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber, hingga kini, sudah lebih dari 60 ribu rakyat Suriah, Muslimin Sunni (Ahlus Sunnah wal Jama’ah), yang terbunuh. Lebih dari 700 ribu orang mengungsi ke luar negeri akibat takut menghadapi teror rezim Al-Assad. Menurut IDMC (Internally Displacement Monitoring Center; Pusat Pemantauan Pengungsi Dalam Negeri) jumlah pengungsi di dalam negeri Suriah sendiri sedikitnya mencapai 3 juta orang.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Salah satu tim relawan Sahabat Al-Aqsha awal pekan ini telah membantu evakuasi dua keluarga yang kepala rumah tangganya hampir lumpuh kakinya akibat disiksa selama tiga bulan berturut-turut di penjara Aleppo.

“Hati kami hancur mendengar kekejaman yang mereka alami di penjara-penjara rezim ini,” jelas Tomi Janto, Ketua Tim Relawan Amanah Indonesia-Palestina untuk Suriah (SA2Syria). Sampai saat ini, diperkirakan rezim Al-Assad telah memenjarakan dan menyiksa lebih dari 30 ribu orang di seluruh negeri itu.

Tomi juga menyatakan kesedihannya yang mendalam setelah bekerja langsung di sudut-sudut kota Aleppo yang berjumlah sekitar 2 juta orang.

“Kota Aleppo terbelah dua, sebagian sudah dibebaskan oleh para pejuang, sebagian masih dikuasai oleh rezim. Selain mengalami penghancuran terus-menerus, saudara-saudara kita di Aleppo harus menghadapi musim dingin beku tanpa listrik, selama 4 bulan terakhir ini. Makanan semakin susah didapat. Air semakin sedikit. Rumah-rumah sakit kebanjiran korban pemboman dan sniper rezim Al-Assad. Kami membagikan makanan di bawah gelegar bom, roket, dan dentuman meriam…,” jelas Tomi.

Namun ayah empat anak ini menyatakan bersyukur kepada Allah, karena ia dan timnya bekerja bahu-membahu dengan para relawan kemanusiaan dari Palestina.

Bulan Desember 2012 lalu, ketika tim relawan kita ke Gaza, para pemimpin di wilayah yang masih dikepung Israel itu berkata, “Bawalah sebagian bantuan ini untuk saudara-saudara kami di Suriah, mereka sedang lebih memerlukan daripada kami,” demikian dijelaskan oleh Fanni.

Relawan kita mengantarkan bahan makanan kepada seorang janda tua yang lumpuh di salah satu kampung paling miskin di Aleppo, Suriah, di tengah kecamuk serangan bom. foto: Sahabat Al-Aqsha

Maka misi ke Suriah kali ini adalah misi kemanusiaan dari rakyat dua negara, Indonesia dan Palestina. Sahabat Al-Aqsha dan Sahabat Suriah (Indonesia) bergandengan tangan dengan Al-Sarraa Foundation (Palestina).

“Ini sebuah kerjasama yang indah, semoga Allah ridha,” kata Abu Ahmad Ziyad, Direktur Al-Sarraa Foundation, kelahiran Gaza.

Menurut Abu Ahmad, kita membantu rakyat Suriah bukan semata-mata karena alasan kemanusiaan, tetapi, karena “Suriah adalah bagian dari Negeri Syam yang harus kita bebaskan bersama-sama Masjidil Aqsha dan tanah suci Palestina.”

Dalam beberapa hari ke depan ini, Sahabat Al-Aqsha dan Sahabat Suriah akan menyampaikan laporan-laporan langsung para relawan kita dari jantung bencana kemanusiaan Suriah. Insya Allah.*

Donasi: Bank Syariah Mandiri
No. Rek. 1540006443
an. M Fanni bdn Palestina

Bank Muamalat
No Rek. 9244632778
an. M Fanni cq Sahabat Al-Aqsha

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gagal Bentuk Kabinet PM Tunisia Mundur
Tulisan selanjutnya Tidak Ada Dikotomi Ilmu Pengetahuan dalam Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?