Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Sebungkus Plastik Uang Recehan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 November 2012 09:52 9:52 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 November 2012 09:52
Bagikan
Bagikan

SEPERTI biasa setiap satu bulan sekali Sawitri datang ke tempat praktik saya. Sawitri rajin memeriksakan kandungannya. Sore itu, seperti biasa pula dia memakai baju kembang-kembang cokelat, agak kusam dan lusuh. Dia tak pernah kelihatan berdandan, hanya apa adanya. Saya tidak mempedulikan hal itu, apalagi berminat menanyakannya, apakah baju itu kesukaannya atau memang tidak ada pakaian lagi untuk dipakainya.

Istri Sukarman itu sedang mengandung anak kedua. Usia kehamilannya cukup bulan. Anak pertamanya lahir premature dan persalinannya dibantu oleh dukun bayi. Seharusnya bayi itu segera dirawat di rumah sakit. Tapi, karena tidak punya biaya, maka Sawitri dan suaminya hanya pasrah. Akhirnya, bayi itu meninggal dunia.

Saya berminat sekali menolong keluarga miskin ini. “Ya Allah, semoga niatku terkabulkan dan Engkau memberi jalan yang terbaik bagi mereka,” gumamku.

Sukarman adalah suami yang bertanggung jawab terhadap keluarganya. Dia rajin bekerja untuk mencari nafkah. Sehari-harinya Sukarman berjualan cilok. (makanan terbuat dari tepung kanji berbentuk bulat yang ditusuk dengan lidi, red). Dia berjalan kaki dari satu kampung ke kampung yang lain. Dulu, Sukarman bercita-cita ingin sekolah sampai sarjana, tapi kandas karena orang tuanya tak sanggup membiayai sekolahnya.

Sukarman juga sopan dan santun. Selain itu, dia pun taat beribadah. Walau termasuk keluarga miskin, tapi Sukarman tidak mau berpangku tangan. Sifat terpuji itulah yang melekat pada dirinya.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Suatu hari, Sukarman memanggil saya. Dia minta agar saya mau membantu persalinan istrinya. Ya, Sawitri sudah waktunya melahirkan. Saya segera bergegas menuju ke rumahnya.

Saat itu cuaca buruk. Hujan deras yang mengguyur sejak ashar belum berhenti. Namun saya tak mempedulikannya. Saya ingin membantu persalinan Sawitri.

Saya terus berdoa, ”Ya Allah, mudahkanlah urusan ini. Tolonglah hamba-Mu yang dalam kesulitan. Ya Allah, semoga Sawitri dan bayinya lahir normal dan selamat, tak ada hambatan dan risiko apa pun. Ya Allah, Engkau Mahatahu. Engkau Maha Berkehendak.”

Sore menjelang malam. Hujan masih mengguyur. Hanya sesekali saja suara petir masih menggelegar. Saya tak berhenti melangkah. Kaki saya begitu kotor karena cipratan air yang jatuh ke tanah dan mengenai rok panjangku.

Ternyata tempat tinggal Sawitri cukup jauh. Rumahnya di pinggir sawah dan agak jauh dari tetangga. Suara kodok ramai bersahutan, menyambut hujan dan gelapnya malam.

Akhirnya, saya pun tiba di rumah Sawitri. Sangat memprihatinkan. Rumahnya gubuk. Di sana-sini ada air yang menetes dari atap genting yang bocor. Meskipun demikian, saya masih melihat usaha dari si tuan rumah yang selalu berusaha membereskannya, sehingga sedikit tampak rapi. Mungkin itu karena sentuhan tangan Sawitri.

Saya memeriksa Sawitri sangat berhati-hati.

“Sawitri, bersabarlah dan bersiaplah. Yakinlah, Allah pasti menolong,” saran saya pada Sawitri.

Sawitri mengangguk dan tersenyum lugu. Matanya sayu, dan terlihat begitu pasrah dengan keadaannya.

Alhamdulillah, satu jam telah berlalu. Sawitri sudah melahirkan bayinya dengan normal dan selamat. Bayi perempuan mirip ibunya itu berat badannya 2.600 gram dan panjangnya 48 centi meter.

Sawitri dan Sukarman terlihat bahagia menyambut kedatangan si jabang bayi.

“Terimakasih Bu Bidan, atas bantuannya,” ujar Sukarman sambil tersenyum, di wajahnya masih tampak raut kebahagiaan.

“Sukarman, Sawitri, bersyukurlah pada Allah. Dialah yang menolong kita. Kalian berdua sekarang sudah diamanahi seorang bayi yang cantik, semoga kalian bisa merawatnya dengan baik,” pesan saya padanya.

Saat saya hendak pulang, saya masih berpesan, “Sawitri, besok dan lima hari kedepan, saya akan selalu datang sampai kamu sehat dan puput pusar. Jangan cemas dan khawatir.”

Setelah sepekan berlalu, tali pusar bayinya sudah lepas. Sebagai tanda syukur, Sukarman membagikan bungkusan nasi kuning kepada anak-anak tetangga terdekatnya. “Silahkan Bu Bidan dicicipi!” ujar Sukarman sambil memberi saya sepiring nasi kuning.

Sebelum saya pulang, mereka memberi bungkusan plastik.

“Bu Bidan, terimalah pemberian kami ini. Jumlahnya sedikit, tapi kami mohon Ibu jangan kecewa dan kapok. Juga bila ada kekurangan kami mohon maaf. Insya Allah, nanti akan kami bayar,” Sukarman menjelaskan dengan penuh perasaaan.

Saya tertegun sambil menetap mereka berdua. Bungkusan itu lalu saya buka. Isinya ternyata uang recehan.

“Sukarman, Sawitri, saya berterimakasih apa yang kalian berikan. Kalian berdua memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Saya juga bangga atas kerja keras dan pengorbanan kalian. Semoga Allah senantiasa memberi rezeki kepada kalian yang cukup, halal dan baik. Masih banyak kebutuhan yang kalian perlukan. Silahkan uang ini kalian pakai untuk kebutuhan si jabang bayi.”

Sukarman dan Sawitri tertunduk.

Ya Allah, dengan izin-Mu bayi itu lahir ke dunia. Dan dengan kehendak-Mu juga saya akhirnya diberi kesempatan membantu mereka. Terima kasih ya Allah.*/Seperti yang diceritakan bidan Tati Rahayu Kusumahati kepada Dadang Kusmayadi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gaza Diserang, Mesir Tarik Dubes dari Israel
Tulisan selanjutnya Linda Gumelar: Menteri Agama Sambut Baik RUU KKG

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?