Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

“Target Kami Surat Penangkapan untuk Empat Jenderal Israel”

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Mei 2013 05:07 5:07 am
Ahmad
Dipublikasikan 21 Mei 2013 05:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | SahabatAlAqsha.com–Sebanyak 200 orang pengacara yang mendampingi para korban peristiwa berdarah kapal Mavi Marmara mentargetkan surat penangkapan (arrest warrant) untuk empat orang jenderal zionis ‘israel’.

“Target mendapatkan surat penangkapan itu yang membedakan sidang kali ini dengan dua sidang sebelumnya.” Demikian ditegaskan Rabia Yurt, anggota Komisi Hukum Mavi Marmara kepada Surya Fachrizal, relawan Sahabat Al-Aqsha di Istanbul kemarin pagi.

Sidang ketiga pengadilan kasus penyerangan angkatan laut zionis ‘israel’ tiga tahun silam berlangsung selama dua hari (20-21/05/2013) di Caglayan Court House, Istanbul.

Keempat jenderal yang menjadi target para pengacara itu:

– Bekas Kepala Angkatan Bersenjata Jenderal Gabi Azkenazi

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

– Komandan Angkatan Laut Laksamana Madya Eliezer Marom

– Kepala Intelijen Militer Mayjen Amos Yadlin

– Kepada Intelijen Angkatan Udara Brigjen Avishai Levi

Pengadilan atas keempat jenderal itu berlangsung secara in absentia. Untuk mewakili keempat pemimpin angkatan bersenjata zionis itu, pihak pengadilan Istanbul telah menunjuk tiga pengacara dari Asosiasi Pengacara Istanbul.

Di saat jeda persidangan, Surya yang juga wartawan Kelompok Media Hidayatullah, meminta penjelasan dari ketiga pengacara tersebut: dua orang pria dan seorang perempuan berusia kira-kira lebih dari 55 tahun. Ketiganya menolak memberi keterangan.

“Kami belum memberi tanggapan dalam sidang. Kami tidak bisa memberikan keterangan,” kata pengacara wanita berambut putih dan berkacamata itu.

Sidang kemarin berlangsung sejak pukul 10.00 pagi hingga sekitar 4.30 sore. Sidang dihadiri lebih dari seratus pengunjung dan melebihi kapasitas kursi yang tersedia. Ada sekitar 15 saksi yang kebanyakan dari Turki memberikan keterangan hari ini. Sidang berjalan tertib, sesekali sebagian pengunjung nampak meneteskan airmata saat mendengar kesaksian.

Sidang Mavi Marmara berlangsung di Pengadilan Kriminal Tingkat Tinggi Turki. Sidang pertama berlangsung pada 6, 7, 9 November 2012, dan yang kedua pada 21 Februari 2013.

Detik-detik berdarah penyerangan angkatan laut zionis atas kapal kemanusiaan Mavi Marmara, berhasil diabadikan wartawan Sydney Morning Herald yang ikut dalam rombongan di kapal lain. Ada 6 kapal di rombongan kemanusiaan Freedom Flotilla itu. foto: SMH

Detik-detik berdarah penyerangan angkatan laut zionis atas kapal kemanusiaan Mavi Marmara, berhasil diabadikan wartawan Sydney Morning Herald yang ikut dalam rombongan di kapal lain. Ada 6 kapal di rombongan kemanusiaan Freedom Flotilla itu. foto: SMH

Zionis Gelisah

Dalam dua bulan terakhir pihak pemerintah zionis menunjukkan tanda-tanda gelisah yang meningkat, seiring perkembangan proses hukum yang berjalan di Turki.

Diantara bentuk kegelisahan itu adalah “permintaan maaf” mendadak yang disampaikan Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu kepada Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan.

Untuk pertama kalinya sejak menjajah Palestina 65 tahun yang lalu, zionis ‘israel’ menyatakan “minta maaf” atas perbuatannya. “Permintaan maaf” atas kematian sembilan relawan Turki di Mavi Marmara itu disampaikan 21 April 2013, atas dorongan Presiden Barack Obama yang ketika itu berkunjung ke Palestina yang dijajah.

Tanda kegelisahan zionis ‘israel’ juga tak bisa disembunyikan, dengan bergegasnya pemerintah Netanyahu memproses uang kompensasi bagi kesembilan relawan Turki yang dibunuh serdadu zionis pada peristiwa itu. Dalam proses tersebut, pihak zionis meminta pemerintah Turki menghentikan proses pengadilan. Dijawab oleh pemerintah Turki, bahwa proses itu sepenuhnya hak keluarga para korban.

Hari ini sidang pengadilan ketiga akan kembali digelar. Insya Allah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menyantap Makanan Hasan Al Bashri tanpa Izin
Tulisan selanjutnya Bank Syariah Inggris Ekspansi ke Dubai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?