Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menterinya Hina Muslim, Modi Menolak Memecat

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 6 Desember 2014 14:18 2:18 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 6 Desember 2014 14:18
Bagikan
Menteri muda Sadhvi Niranjan Jyoti.
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri India, Narendra Modi, Jumat (5/12/2014) menolak tuntutan untuk memecat seorang menteri yang berkomentar menghina terhadap Muslim, sehingga menyebabkan kehebohan di parlemen dan terhentinya aktivitas selama empat hari.

Menteri muda Sadhvi Niranjan Jyoti mengatakan pada rapat umum di New Delhi bahwa mereka yang tidak mengikuti dewa Hindu Ram adalah “bajingan.”

Anggota parlemen dari oposisi meminta Sadhvi Niranjan Jyoti dikeluarkan dari dewan menteri karena komentarnya bertentangan dengan konstitusi sekuler India.

Modi menyebut pernyataan Sadhvi Niranjan Jyoti tidak dapat diterima, namun menolak untuk memecatnya. Dia mengimbau anggota parlemen hari Jumat untuk menjalankan fungsi parlemen.

Modi mengatakan kepada parlemen, komentar Jyoti itu tidak dapat diterima. Dia orang baru dan menjabat untuk pertama kalinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dia telah meminta maaf. Saya meminta parlemen untuk beraktivitas agar kita dapat melanjutkan pekerjaan untuk kepentingan negara,” kata Modi, seperti diberitakan AP.

Anggota parlemen yang marah menolak permintaan maaf Jyoti dan dia akan menghadapi tuduhan kriminal untuk mencoba menghasut kebencian komunal.

Sebelum menjadi Perdana Menteri India, Modi juga dikenal sering berkomentar anti-muslim dalam kampanyenya. Saat menjadi pemimpin pemerintahan di Provinsi Gujarat, sempat terjadi kerusuhan anti-Muslim yang dilakukan penduduk Hindu pada tahun 2002, mengakibatkan korban tewas diperkirakan mencapai 2000 orang. Meskipun ia menerapkan tembak di tempat bagi pelaku kerusuhan dan memberlakukan jam malam, tetapi organisasi hak asasi manusia dan pihak oposisi menyatakan, ia kurang cukup melakukan tindakan pencegahan.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Mau Mengemis, Gadis Berjilbab Ini Rela Mendorong Gerobak Sampah
Tulisan selanjutnya MUI Balikpapan Tak Berani Pastikan Tapi Minta Umat Islam Waspada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?