Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prancis Denda Unilever Dkk karena Bersekongkol Mengatur Kenaikan Harga di Supermarket

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Desember 2014 13:19 1:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Desember 2014 12:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Otoritas Prancis yang mengatur persaingan bisnis telah menghukum denda 11 perusahaan multinasional sebesar 951 juta Euro (sekitar 14,6 trilyun rupiah) karena mengatur harga jual produk-produk mereka di supermarket.

Perwakilan dari berbagai perusahaan itu bertemu di sebuah restoran di ibukota Paris dan saling berkorespondensi di rumah-rumah pribadi mereka untuk mengatur kenaikan harga produk kebutuhan rumahtangga, seperti sabun dan pasta gigi.

Perilaku antikompetisi semacam itu ilegal menurut undang-undang di Prancis.

Colgate-Palmolive, Unilever, Procter&Gamble, Sara Lee dan L’Oreal adalah beberapa perusahaan yang dituduh bersekongkol untuk mengatur kenaikan harga barang.

“Merek-merek tersebut sangat terkenal dan dibuat oleh perusahaan multinasional sehingga mereka sangat kuat, sampai-sampai para distributor tidak dapat mengeluarkan barang-barang itu dari toko-toko mereka, bahkan jika mereka menilai kenaikan harga yang ditetapkan perusahaan terlalu tinggi,” kata Presiden Otoritas Kompetisi Prancis Bruno Lasserre, dikutip Euronews Kamis (18/12/2014).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak L’Oreal dan Unilever menyatakan akan menggugat balik keputusan denda yang dikenakan atas perusahaannya.

SC Johnson, Colgate dan Hankel hanya akan mendapatkan denda dalam jumlah kecil atau tidak didenda, karena sudah mau bekerjasama membongkar praktek curang perusahaan-perusahaan besar dalam menaikkan harga jual produknya di pasaran.

Banyak dari perusahaan-perusahaan itu yang masuk dalam daftar hitam gerakan BDS (Boycott, Divestment, Sanctions) yang mengajak  masyarakat internasional untuk tidak membeli dan menggunakan produk-produk mereka karena keterlibatannya dengan Zionis Israel, penjajah bangsa Palestina. *

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Olok-Olok Pemimpin Korut Lewat The Interview, Sony Ketakutan Ancaman Hacker
Tulisan selanjutnya Erdogan: Taliban dan ISIS/ISIL Penyebab Islamophobia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?