Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kesal soal Palestina, Israel Tidak Terima Kedatangan Menlu Swedia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Januari 2015 13:24 1:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Januari 2015 13:24
Bagikan
Avigdor Lieberman dan Margot Wallstroem.
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel hari Kamis (15/1/2015) mengatakan kunjungan resmi menteri luar negeri Swedia tidak diterima, menyusul ketegangan hubungan kedua negara karena Stockholm mengakui negara Palestina.

Menteri Luar Negeri Swedia Margot Wallstroem pekan lalu menunda kunjungannya ke Israel tanpa jeda waktu yang tidak ditetapkan, sementara media-media di Israel mengabarkan bahwa Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman tidak ingin bertemu wanita pejabat tinggi Swedia itu.

Swedia secara resmi mengakui eksistensi negara Palestina pada bulan Oktober 2014, sehingga menjadi negara anggota Uni Eropa pertama yang melakukan hal itu. Keputusan ini membuat Zionis Israel murka sehingga untuk sementara waktu menarik pulang duta besarnya dari Stockholm.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon mengatakan kepada Radio Swedia bahwa menteri Swedia itu tidak akan mendapatkan sambutan resmi atau diberi kesempatan untuk melakukan pertemuan resmi jika datang ke Israel.

“Apa yang dilakukan Swedia sama sekali bukan tindakan yang bersahabat,” imbuhnya dikutip AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wallstroem mempertimbangkan untuk berkunjung ke Israel tanpa pertemuan-pertemuan resmi, tetapi tidak akan mendapatkan pengawalan keamanan, saat hari peringatan pahlawan holocaust Swedia Raoul Wallenberg dan acara-acara lainnya, kata Radio Swedia tanpa menyebutkan sumber beritanya.

“Itu pada dasarnya sebuah penghinaan,” kata Per Joensson, seorang editor di Swedish Institute for International Affairs kepada AFP.

“Bukan begitu caranya memperlakukan seorang menteri luar negeri negara asing, kecuali jika Anda benar-benar ingin menghukumnya,” imbuh Joensson.

Meskipun ada perselisihan, Swedia mengatakan Wallstroem akan mengunjungi Israel setelah pemilihan umum 17 Maret mendatang.

“Memiliki hubungan diplomatik yang baik adalah untuk kepentingan semua pihak, dan kami memaklumi di Israel sekarang ini sedang ada kampanye pemilu dan ada perdebatan sengit,” kata juru bicara Kemenlu Swedia Annika Soeder kepada Radio Swaedia.

Menurut Otoritas Palestina, sekitar 135 negara telah memberikan pengakuan atas eksistensi negara Palestina, termasuk beberapa negara Eropa yang sekarang menjadi anggota Uni Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wahai Suami-Istri, Berbicaralah dengan Hati
Tulisan selanjutnya Sheriff Pinellas County-Amerika Percaya Anjing, Bukan Tuhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?