Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mahkamah Turki Tolak Reformasi jilbab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Juni 2008 22:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mahkamah Konstitusi akhirnya mengikuti persetujuan parlemen melalui pemungutan suara untuk mengendurkan larangan berjilbab di kampus melanggar prinsip-prinsip sekuler konstitusi Turki.

Pemerintah Turki berargumentasi bahwa larangan berjilbab menghalangi banyak perempuan menikmati pendidikan.

Namun, kebanyakan kalangan sekuler bersikukuh menolak langkah yang mereka pandangan sebagai langkah menuju diperkenankannya Islam muncul lebih menonjol dalam kehidupan publik di Turki.

Larangan berjilbab tetap dipandang sebagai kalangan sebagai salah satu landasan negara sekuler tersebut.

Menolak reformasi

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kalangan kemapanan sekuler –yang mencakup militer, pengadilan dan perguruan tinggi– menentang reformasi terhadap larangan itu.

Partai AK, yang terpilih kembali tahun lalu dengan dukungan suara yang meyakinkan, 47%, menyatakan, berjilbab adalah masalah kebebasan pribadi dan relijius.

Fatwa, yang dikeluarkan panel 11 hakim, mungkin mempengaruhi hasil persidangan kasus lain. Beberapa tahun ini, pihak-pihak sekuler sedang berusaha agar partai AK yang berkuasa bisa dilarang karena kegiatan-kegiatan anti-sekuler.

Sebanyak 71 anggota partai, termasuk perdana menteri dan presiden, juga bisa dilarang menjadi anggota partai politik selama lima tahun.

Lawan-lawan pemerintah melihat partai ini pada dasarnya memusuhi sistem sekuler yang dibangun oleh pendiri Turki, Mustafa Kemal Attaturk pada tahun 1920an. Kalau mereka menang, maka Mahkamah Konstitusi akan melarang partai AK dan pemimpin-pemimpinnya termasuk presiden dan perdana menteri, berpolitik selama lima tahun. Dengan sap yang mengeras di ke dua pihak, krisis ini tampaknya akan semakin parah. [bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Australia Perangi Pornografi Anak
Tulisan selanjutnya Masyarakat Betawi Tolak Ahmadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?