Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perwira Penembak Warga Palestina itu Hanya Turun Pangkat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Agustus 2008 07:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang perwira militer Israel diturunkan pangkatnya, tapi tidak akan dipenjara atas perintahnya menembak warga sipil Palestina, yang terikat dan ditutup matanya, dengan peluru berlapis karet, demikian dikatakan sumber militer negeri Yahudi itu, Kamis (7/9).

Mereka menyatakan Letnan Kolonel Omri Borberg akan menghadapi tuduhan cukup ringan berupa "bertindak tidak sesuai dengan nilai ketentaraan", di bawah kesepakatan antara pengacaranya dan tata peradilan tentara.

Kesepakatan itu, yang harus disetujui kepala staf tentara, menyatakan perwira tersebut tidak akan lagi diberi tugas, tapi tidak secara resmi dikeluarkan dari tentara, kata sumber itu.

Tentara melancarkan penyelidikan sesudah cuplikan film tentang kejadian itu disiarkan pada 20 Juli oleh kelompok hak asasi manusia Israel B'Tselem, memperlihatkan pengunjukrasa Palestina terbelenggu dan tertutup matanya, dengan seorang perwira memegang lengannya.

Satu tentara di sampingnya tampak membidik kakinya, tembakan dilepaskan dan arah kamera bergeser secara singkat sebelum memperlihatkan laki-laki itu tergeletak di tanah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

B'Tselem mengecam yang disebutnya "keputusan memalukan" tentara, yang tidak mengambil tindakan lebih tegas terhadap perwira itu.

Pengunjukrasa itu, Ashraf Abu Rahma (27 tahun), luka ringan dan diobati di tempat kejadian tersebut pada 7 Juli di Nilin, desa dudukan Israel di Tepi Barat, tempat unjukrasa biasa diadakan untuk menentang tembok pemisah Israel.

Israel menyatakan perintang itu diperlukan untuk mencegah kemungkinan serangan menerobos permukiman Israel dan Yahudi di Tepi Barat, tapi warga Palestina menyatakannya sebagai perampasan tanah untuk mengecilkan peluang negara terjanjikan terbentuk.

Perwira itu dibebastugaskan pada pekan lalu menunggu hasil penyelidikan mahkamah tentara negara tersebut.

Media Israel mengutip keterangan Menteri Pertahanan Ehud Barak, yang menyatakan kejadian itu bertentangan dengan nilai pasukan pertahanan.

Tentara itu ditangkap sehari sesudah gambar kejadian tersebut tersiar.

Ia dilepaskan sesudah 24 jam ditahan dan diperiksa.

Kejadian itu menimbulkan keterkejutan dan kemarahan baik di Israel maupun di wilayah Palestina.

Tentara itu mengatakan kepada pemeriksa bahwa ia menembak pengunjukrasa tersebut karena ia percaya sudah mendengar komandannya memerintahkannya menembak.

Tapi, sang komandan menyatakan tentara itu bertindak sendiri.

Keduanya menjalani uji kebohongan, yang menunjukkan versi tentara itu dapat diandalkan, kata media Israel.

Hanya enam persen dari penyelidikan atas dugaan pelanggaran oleh tentara Israel terhadap warga Palestina di wilayah dudukan Tepi Barat berlanjut dengan penuntutan, kata kelompok hak asasi Israel pada ahir Juli.

Sebagaimana diketahui, Juli lalu,  rekaman video itu seorang tentara Israel menembakkan peluru karet ke arah seorang tawanan Palestina dari jarak yang sangat dekat.

Saat ditembak, tawanan Palestina itu dalam posisi duduk dengan duduk tangan terikat dan mata tertutup kain, sementara seorang tentara Israel lainnya berdiri di belakang dan menahan pundak tawanan Palestina tersebut.

Korban aksi penyiksaan sadis ini bernama Ashraf Abi Rahmah, warga Palestina berusia 27 tahun. [afp/hid/ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Al-Haram Direnovasi, Maqam Ibrahim Berencana “Dipindah”
Tulisan selanjutnya Muslim China Bertahan Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Berita
5 Juni 2026 14:35
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?