Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Beri Penghargaan Tokoh Sekuler, Menteri Mesir Digugat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juli 2009 15:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah. com–Para ulama, anggota parlemen, sampai para ilmuwan Mesir, “kompak” menggugat Menteri Pendidikan Mesir, karena telah memberikan penghargaan kepada Dr. Sayyid Al Qimni, yang berfikiran sekuler dan banyak melontarkan pernyataan yang menyudutkan Islam.

Dr. Nashr Farid Washil, mantan Mufti Mesir mengkritik keras Dr. Faruq Husni, selaku Menteri Pendidikan yang bertanggung jawab atas penyematan penghargaan kepada Sayyid Al Qimni. Ia menilai bahwa pemberian penghargaan itu merupakan “penodaan” terhadap rakyat Mesir yang mayoritas Muslim.

Tidak hanya itu, ia juga mengharuskan kepada Faruq Husni untuk mencabut kembali penghargaan itu dari tokoh sekuler yang pernah menyatakan bahwa Islam adalah agama yang dipalsukan oleh Bani Hasyim, untuk bisa menguasai suku Quraish dan terang-terangan hendak mengubah Pasal 2 Undang-Undang Mesir yang menyebutkan bahwa Syariat Islam adalah sumber hukum.

Para ulama yang tergabung dalam Jabhah Ulama Al Azhar juga mengeluarkan pernyataan pada tanggal 8/7/2009, menukil perkataan Ibnu Abbas, “Barang siapa bersopan santun kepada ahlul bid’ah, maka ia telah ikut membantu menghancurkan Islam.” Jabhah melihat bahwa Al Qimni bukan lagi ahlul bid’ah, tapi sudah kufur.

Jabhah menunjukkan salah satu pernyataan Al Qimni dalam salah satu bukunya, yang diserahkan kepada Kementerian Pendidikan untuk dinilai hingga ia mendapatkan penghargaan, “Muhammad telah menikmati keamanan keuangan karena menikahi janda Khadijah, setelah ia menipu ayahnya, hingga hilang kesadaran setelah diberi minum khamr.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Syeikh Yusuf Badri, anggota Majelis Tinggi Urusan Agama Mesir juga ikut mengambil sikap. Ia mengadukan Menteri Pendidikan ke pengadilan perdata, agar mencabut kembali penghargaan dan uang sebesar 200 ribu pund Mesir atau kurang lebih sebanyak 366 juta rupiah, yang telah diberikan kepada Al Qimni.

Yusuf Badri juga menuntut agar penghargaan yang diberikan kepada Hasan Hanafi, yang juga tokoh sekuler Mesir ikut dicabut, karena kesalahan pemikiran dalam masalah akidah, yang juga mengingkari masalah ghaib.

Tidak hanya para ulama, organisasi gerakan Jama’ah Islamiyah Mesir pun ikut mengeluarkan pernyataan lewat situsnya, yang menyebutkan bahwa Faruq Husni sudah tidak layak lagi menjabat Menteri Pendidikan untuk “negeri Al Azhar” ini. Pihak jama’ah juga mempertanyakan, sumbangan pengetahuan yang diberikan Al Qimni hingga ia terpilih dan mendapat penghargaan.

Dr. Hamdi Hasan, anggota parlemen dari Al Ikhwan Al Muslimun juga mengkritik Menteri Faruq Husni, karena peristiwa seperti ini telah terjadi berulang-ulang.

Para ilmuwan juga mempertanyakan, kenapa Al Qimni yang memperoleh penghargaan, padahal menurut mereka, tidak ada sumbangan apa-apa yang diberikannya. Dr. Rafiq Habib, ahli politik dan sosiologi menyebutkan bahwa penghargaan yang diberikan Majelis Tinggi Pendidikan bukan karena prestasi, tapi karena kedekatan dengan instansi tersebut.

Ia juga menyebutkan bahwa beberapa tahun lalu, yang memperoleh penghargaan malah mereka yang bekerja di Majelis Tinggi Pendidikan.

Sedangkan Dr. Hujaji Ibrahim, profesor sejarah di Universitas Thantha menyebutkan bahwa sejumlah nama yang tercatat sebagai nominator peraih penghargaan adalah pegawai yang dekat dengan Majelis Tinggi Pendidikan, bahkan pernah terjadi peraih penghargaan adalah jurinya sendiri. [tho/alms/arby/hidayatullah.com]

 

keternagan gambar: Al qimni

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gara-Gara Politik, Ormas Berseteru
Tulisan selanjutnya 10% Tentara Israel Pecandu Obat Terlarang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?