Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Etnis Uighur di Kazakhstan Memprotes Tindakan Represif China

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juli 2009 18:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar 5.000 orang etnis Uighur,
termasuk para wanita yang menggunakan kerudung putih sebagai tanda duka,
berkumpul di halaman Kongres di Kazakhstan untuk memprotes tindakan represif
China di wilayah Barat Laut yang merupakan kawasan muslim.

“Kebebasan untuk etnis
Uighur!” Demikianlah yel-yel dukungan mereka sambil mengepalkan tangan dan
mengibarkan bendera biru Turkistan Timur dengan lambang bulan sabit putih.

Kekerasan yang terjadi itu merupakan
peristiwa terburuk di Turkistan Timur selama beberapa dekade terakhir. Etnis
Uighur melakukan aksi unjuk rasa pada 5 Juli lalu setelah terjadi keributan di
sebuah pabrik di selatan China
yang mengkibatkan kematian dua warga Uighur.

Menurut para pejabat negara, kekerasan
yang dilakukan pemerintah China
kini telah membunuh sekitar 197 muslim dan 1.600 lainnya terluka. Menurut
otoritas China,
etnis China Han diketahui sebagai etnis yang paling banyak melakukan serangan.

Sekitar 1.000 orang, yang mayoritas
di antaranya adalah Uighur, telah ditahan menyusul tindakan keras pemerintah China. Sumber
Uighur menyatakan hingga saat ini terdapat lebih dari 600 warga Uighur yang
mati.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Uighur merupakan muslim keturunan
Turki, dengan populasi terbesar dan mempunyai irisan budaya dan bahasa dengan
Asia Tengah. Sedangkan Kazakhstan
merupakan negara di luar China,
yang ditempati oleh mayoritas etnis Uighur –juga negara-negara lain di wilayah
Asia Tengah– di mana mereka ingin untuk
mengatur negara dengan kebijakan sendiri.

“Kami tidak bisa diam dan
menunggu. Kejahatan di Urumqi adalah kejahatan yang sangat bengis!” ujar
Abdu Rasyid Turdiyev, Wakil Sekjen Kongres Warga Uighur di AS.

“Negara Barat punya ikatan
ekonomi yang kuat dengan China.
Mengkritik China
bisa memicu masalah ekonomi. Itulah sebabnya Barat tidak membuka mulutnya
ketika melihat masalah ini,” sambung Kakhraman Khodzhaberdiyev, salah satu
anggota kongres Uighur. [atj/wb/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengubur Hidup-hidup 119 Muslim Bosnia Hanya Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup
Tulisan selanjutnya Mengintip Jejak Langkah Freemason Amerika[2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?