Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Verdonk: Lima Tahun Lagi Belanda Dipenuhi Jilbab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Oktober 2009 06:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rita Verdonk berusaha bangkit kembali di dunia politik, setelah berhenti menjabat sebagai Menteri Integrasi dan Imigrasi Belanda pada tahun 2003-2007. Sayangnya, dia mencoba usaha itu dengan melakukan kebiasaan lamanya, yaitu menyudutkan Islam.

“Jika kita membiarkan negara seperti sekarang ini, istri, putri dan cucu perempuan kita, semuanya akan berkerudung dalam lima tahun ke depan,” katanya kepada media Belanda HP/De Tijd (27/10) dalam sebuah wawancara.

“Nilai-nilai dan standar kita, kebebasan berekspresi, kesetaraan antara pria dan wanita, gay, dan transgender, semuanya itu terancam. Kita membiarkan orang-orang berjalan di atas (kepala) kita. Saya katakan: setiap burka, satu saja itu berarti sudah terlalu banyak. Di Inggris sekarang sudah ada kolam renang yang pengunjungnya tidak boleh masuk tanpa burkini. Kemudian Anda mendengar para wanita ditolak oleh seorang majikan karena kerudungnya. Itu bukan diskriminasi, itu adalah hak seorang majikan.”

Perempuan anggota Partai Trots op Nederland (TON) ini selain ingin kembali memegang jabatan, sepertinya juga khawatir dengan partainya. Kebetulan, berdasarkan jejak pendapat baru-baru ini, TON berpeluang kehilangan satu kursi di parlemen.

Rita Verdonk, yang dijuluki “Wanita Besi” karena serangkaian usahanya untuk memberlakukan kebijakan anti-imigrasi, merupakan salah seorang pendukung kuat pelarangan burka di Belanda.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun 2005 ia pernah mengatakan bahwa “waktu menikmati teh” dengan kelompok-kelompok Muslim sudah berakhir. Ia menganjurkan agar penduduk pribumi dan pendatang harus mulai saling bersikap kritis. Ketika itu ia pernah membatalkan sebuah pertemuan dengan para pemimpin Muslim Belanda, karena mereka menolak berjabat tangan dengannya sebab ia wanita.

Famile Arslan, pengacara dua orang mahasiswi yang dilarang memakai kerudung di kampus pada tahun 2003, pernah mengomentari sepak terjang Verdonk.

“Para wanita mempunyai pendapat kuat mengenai burka. Jika Anda melarangnya, maka mereka tidak bisa keluar rumah. Itu bukanlah cara yang baik untuk mengintegrasikan dan mengangkat kaum wanita Muslim. Setiap hal yang dilakukan oleh orang Islam dikritik oleh Verdonk,” kata Arslan kepada The Times.

“Ia melakukan hal itu agar bisa terpilih. Dia sama sekali tidak peduli dengan Muslim dan masalah-masalahnya,” katanya menegaskan motif dari tindakan Verdonk.

Sebagaimana diketahui, sekitar bulan Oktober 2005 berkembang polemik tentang pelarang burka di Belanda. Verdonk mengajukan usulan pelarangan itu setelah Geert Wilders meminta pemberlakuan larangan burka. Anggota parlemen sayap kanan itu beralasan bahwa burka bukanlah pakaian yang “ramah” untuk wanita dan berbahaya bagi keamanan negara.

Pendapat mereka dibantah oleh Baroness Sarah Ludford, anggota komite kebebasan sipil di parlemen Uni Eropa. Wanita yang aktif menentang pelarangan hijab atau kerudung itu mengatakan, bahwa tidak ada alasan untuk melarang burka.

Ia berkata, “Jika ada keyakinan yang benar-benar murni bahwa wanita yang memakai burka adalah teroris, maka Anda minta pemeriksaan hukum berdasarkan kecurigaan yang masuk akal.” [di/dt/to/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 31.875 Jemaah Indonesia Sudah di Madinah
Tulisan selanjutnya Lebih Menghargai Bahasa Asing, Penggunaan Bahasa Indonesia Semakin Kacau

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?