Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Universitas California Tarik Investasi Mesin Perang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Maret 2010 13:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Senat Mahasiswa Universitas California Berkeley menyetujui kebijakan untuk melakukan divestasi di dua perusahaan Amerika yang dianggap ikut bertanggungjawab atas pendudukan Palestina, blokade dan penyerangan Gaza oleh Israel.

UC Berkeley akan menarik investasi mereka di General Electric dan United Technologies. General Electric adalah pembuat mesin-mesin helikopter Apache, dan United Technologies membuat mesin helikopter Blackhawk, pesawat tempur F-15 dan F-16.

Rapat senat dilaksanakan mulai Rabu malam, dan berakhir Kamis 18/3 sekitar pukul 4 dini hari. Pertemuan itu dibanjiri oleh mahasiswa, dosen, dan warga komunitas UC Berkeley lainnya. Awalnya acara digelar di ruang senat, namun karena pengunjung membludak akhirnya dipindahkan ke tempat lain yang lebih luas. Terjadi perdebatan yang cukup hangat sebelum akhirnya keputusan melakukan divestasi ditetapkan melalui voting, 16-4 untuk pendukung divestasi.

“Ada teriakan gembira di satu sisi dan air mata di sisi lain,” kata Direktur Eksekutif Berkeley Hilel, rabi Adam Naftalin-Kelman, menggambarkan suasana pertemuan.

Tentu saja yang dimaksudnya menangis adalah para penentang keputusan itu. “Sebagian besar yang menyatakan berseberangan merasa kalah telak,” tambahnya seperti dikutip Jewish Weekly.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut laporan Jewish Weekly, UC Berkeley mengincar divestasi di lima perusahaan yang mendukung kejahatan perang, tempat di mana mereka menanamkan investasi sebesar USD135 juta. Perusahaan ketiga yang disebut adalah Hewlett-Packard.

Naftalin-Kelman menyebut tindakan Senat UC Berkeley itu menyedihkan.

Namun sesungguhnya yang lebih menyedihkan adalah pernyataan dari Alan Dershowitz yang bersama StandWithUs/Voice For Israel mengecam keputusan UC Berkeley tersebut. Jaksa dan penulis terkenal ini tidak bisa membedakan siapa sebenarnya yang tidak bermoral, teroris dan melakukan tindakan ilegal.

Katanya dalam pernyataan, “Menarik invstasi dari Israel adalah immoral, fanatik dan jika dilakukan oleh universitas negeri, berarti ilegal.”

“Tindakan itu mendukung terorisme dan mengancam perdamaian,” katanya, dan menyatakan akan melakukan balasan atas apa yang telah dilakukan UC Berkeley.

Menurut salah seorang penggagas divestasi, Emiliano Huet-Vaughn, apa yang mereka lakukan adalah sebuah langkah bersejarah yang membuktikan bahwa tidak selamanya orang Amerika membiarkan dirinya mengambil keuntungan dari penjajahan atau pelanggaran HAM.

Sejalan dengan pendapat Huet-Vaugh, Emily Carlton yang juga mendukung keputusan itu menambahkan, “Aksi ini akan menjadi sejarah jika dilakukan di seluruh penjuru negeri dan dunia. Saya berharap dewan mahasiswa di seluruh Amerika akan melihatnya sebagai tanda bahwa sekarang saatnya untuk menarik investasi dari perang.”

Ke depan, sebagaimana yang dinyatakan dalam resolusi UC Berkeley yang dimuat oleh Mondoweiss, mereka juga akan merekomendasikan agar divestasi dilakukan atas perusahaan-perusahaan yang membantu kejahatan perang di seluruh dunia, seperti yang terjadi di perang Kongo, Maroko dan tempat lain yang ditentukan oleh PBB dan organisasi HAM internasional terkemuka. [di/plt/modw/jwk/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kunjungan Obama ke Indonesia Mundur Lagi
Tulisan selanjutnya AS Harus Didesak Kembalikan Hambali ke Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?