Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

LM3: Aneh Jika Ada Umat Islam Menolak Fatwa Haram Merokok

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Maret 2010 14:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Arus dukungan terhadap fatwa haram merokok yang dikeluarkan Majelis Tarjih Muhammadiyah terus mengalir. Kali ini dari Ketua Bidang Penyuluhan dan Pendidikan Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3), Fuad Baradja.

Menurut Fuad Baraja, fatwa haram merokok bisa menyelamatkan umat manusia.

“Fatwa haram merokok yang dikeluarkan Muhammadiyah sangat bagus. Bentuk lompatan ke depan yang luar biasa,” terangnya.

Kepada hidayatullah.com ketika ditemui di Surabaya, dia mengatakan, fatwa haram merokok setidaknya bisa menyadarkan masyarakat akan bahaya rokok. Sebab, dengan fatwa setidaknya bisa menyelamatkan umat. Untuk itu dia menyayangkan adanya pihak yang merespon negatif, bahkan cenderung menentang fatwa tersebut. Apalagi, yang melakukan itu umat Islam.

“Jika ada dari umat Islam sendiri yang tidak terima fatwa tersebut justru aneh. Masa menyelamatkan umat Islam kok ditentang,” tegasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Lebih jelas dia mengatakan, setidaknya ada dua kemungkinan alasan bagi yang tidak setuju fatwa haram merokok.

“Bisa karena tidak paham atau karena memiliki keuntungan dari rokok tersebut,” ujarnya.

Dia mengatakan, Indonesia termasuk negara aneh dalam masalah rokok. Betapa tidak, dari sekitar 168 negara yang menolak rokok, justru Indonesia sebagai negara miskin yang menerima. Tidak hanya itu, pemerintah seolah membodohi rakyat.

“Di satu sisi iklan rokok massif, namun edukasi dan informasi bahaya merokok sangat jarang, bahkan bisa dikatakan tidak ada,” ujarnya.

Hal itu sangat bertolak belakang di negara maju. Di Australia, setiap bungkus rokok ada gambar mengerikan akibat rokok. Tak hanya itu, agar tidak terjangkau masyarakat, harganya dinaikkan hingga mencapai Rp 100 ribu.

“Indonesia menjadi serbuan industri rokok karena belum meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control atau FCTC,” katanya.

“Jadi, jangan bangga jika banyak investor rokok ke Indonesia. Sebab, tidak ada lagi yang mau, kecuali Indonesia,” tegasnya.

Dia juga mengimbau agar petani tembakau tidak khawatir dengan fatwa tersebut. “Para petani tembakau seharusnya mengganti dengan jenis tanaman lain yang lebih menguntungkan,” ujarnya.

Apalagi selama ini harga tembakau ditentukan oleh pihak industri rokok. Itu pun grade kualitasnya ditentukan pihak mereka. [ans/hidayatullah.com]

Foto:Courtney Perry/Dallas Morning News/Corbis

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migraterokok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Minta Tak Buru-Buru Bongkar Masjid
Tulisan selanjutnya Besok, Masjid Al Aqsa Mungkin Dikuasai Zionis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?