Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemilihan Ketua Umum Tanfidziah PBNU Dipercepat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Maret 2010 11:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pelaksanaan pemilihan Ketua Umum Tanfidziah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar Ke-32 NU di Makassar dipercepat sehari dari jadwal semula.

Panitia Bidang Media dan Dokumentasi Muktamar Muhammad Rusli, di Makassar, Kamis, mengatakan, awalnya pemilihan akan berlangsung pada Sabtu (27/3). Namun, panitia akhirnya memutuskan melaksanakannya pada Jumat (26/3) karena beberapa agenda sudah selesai dilaksanakan.

Kendati jadwal pemilihan Ketua Umum Tanfidiziah PBNU dipercepat, Rusli belum bisa memastikan jadwal pemilihan Rais Aam Dewan Syuriah PBNU juga akan dimajukan. Jadwal pemilihan rais aam sendiri baru akan diputuskan pada Kamis malam.

Sementara itu, Ketua Panitia Muktamar Hafidz Usman mengatakan, penutupan muktamar ada kemungkinan juga dipercepat. Seharusnya kegiatan tersebut berlangsung Minggu (28/3), namun akhirnya diputuskan pada Sabtu (27/3). “Ini dilakukan karena kebanyakan peserta sudah memesan tiket pulang pada Minggu pagi,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Akibat percepatan itu, kata dia, sejumlah agenda muktamar terpaksa dipadatkan. Misalnya, setelah pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Aam PBNU, acara langsung dilanjutkan dengan penutupan muktamar.

Menanggapi adanya tudingan intervensi dari luar terhadap pemilihan pucuk pimpinan PBNU, Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menyatakan, hal itu harus dibuktikan.

Sebelumnya, anggota F-PKB DPR Lily Chodijah Wahid, Ketua PBNU Masdar Farid Masudi, dan kalangan muda NU menduga kuat adanya intervensi kekuasaan dalam Muktamar NU.

Menurut Hasyim Muzadi, dalam pengamatannya selama berlangsung muktamar, tidak ada sesuatu yang aneh yang menunjukkan adanya intervensi.

“Bagi saya, jalannya Muktamar NU ini masih normal-normal saja. Kalau ada pejabat negara dan tamu-tamu negara yang datang ke muktamar, ya, monggo saja, tapi jangan langsung dicurigai ada intervensi,” katanya.

Sementara itu, sejumlah calon Ketua Umum PBNU tampak mulai mencari dukungan dari peserta muktamar (muktamirin). Salahuddin Wahid, misalnya, bertemu dengan sejumlah pimpinan NU daerah dan menyatakan siap memimpin NU.

Sementara itu, Slamet Effendy Yusuf merasa optimistis mampu meraih dukungan suara sekitar 70 persen. “Saya optimistis meraih dukungan suara 70 persen dengan kalkulasi dukungan dari sejumlah daerah, khususnya Sulawesi sudah memberikan sinyal dukungan,” katanya.

Menurut dia, kompetensinya untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU tidak terlepas dari sejumlah pengalaman. Di antaranya berkecimpung di ormas Islam NU dan pernah menjadi legislator DPR hingga 2009.

Ahmad Bagdja juga optimistis akan terpilih menjadi Ketua Umum PBNU di Muktamar Ke-32 NU di Makassar. “Saya yakin dapat dukungan besar. Saya rasakan dukungan kepada saya makin besar, meski saya muncul sebagai kandidat paling belakang,” kata Bagdja.

Tokoh yang sudah menyatakan siap maju mencalonkan diri adalah Said Aqil Siradj, Salahuddin Wahid, Masdar F Masudi, Ali Maschan Moesa, Slamet Effendy Yusuf, dan Ulil Abshar Abdalla.

Sementara itu, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), KH Ma’ruf Amin, menyatakan bersedia menjadi rais aam atau pemimpin tertinggi Nahdlatul Ulama (NU). “Jika memang diberi amanat, saya siap,” kata Ma’ruf.

Bahkan, jika terpilih sebagai Rais Aam NU dan diharuskan mengundurkan diri dari Wantimpres, salah seorang Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menyatakan siap melakukannya.

Ketika ditanya tentang tudingan adanya intervensi kekuasaan terhadap muktamar, terutama menyangkut suksesi kepemimpinan NU, Ma’ruf menyatakan kemungkinan itu bisa saja ada. Yang jelas, menurut Ma’ruf, hubungan NU dengan pemerintah harus tetap dijaga, tentunya bukan dalam arti hegemoni-kooptasi.

Rois Syuriah

Sementara itu, jika muktamar sebelumnya dinamika terjadi saat pemilihan Ketua Umum PBNU, kini justru perebutan Rois Syuriyah NU menjadi kunci pertarungan perebutan kursi Ketua Umum PBNU.

Setidaknya hingga hari ketiga Muktamar ke 32 NU di Makassar telah empat nama yang siap maju menjadi Rois Aam yaitu KH Sahal Mahfud, KH Hasyim Muzadi, KH Maemun Zubair, dan KH Ma’ruf Amin. Padahal, jauh sebelum muktamar digelar, hanya terdapat dua nama yang muncul ke publik yaitu KH Sahal Mahfud dan KH Hasyim Muzadi. [antara/hid/hidayatullah.com] 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hidlri: Suasana Kondusif bagi Arab untuk Bebaskan Blokade Gaza
Tulisan selanjutnya Aparat Malaysia Disibukkan Menjamurnya Kawin Kontrak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?