Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

IAEA Menentang Sanksi Baru Atas Iran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Maret 2010 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala Pengawas Nuklir PBB,  Yukiya Amano mengatakan, sanksi baru atas Iran hanya akan mempersulit agen-agen penyelidiknya untuk bekerja.

“Iran sering menyatakan, mereka tidak ingin bertindak di bawah tekanan,” kata Amano kepada DPA.

Iran bersikukuh program nuklir yang dilakukannya hanyalah implementasi dari teknologi nuklir untuk keperluan rakyat sipil. Namun, negara-negara Barat menuding negara itu memanfaatkan program tersebut guna menutupi pembuatan bom atom.

Gedung Putih sekarang ini sedang berupaya keras menggolkan sanksi baru atas Iran, melalui tiga putaran resolusi sanksi Dewan Keamanan PBB.

The International Atomic Energy Agency (IAEA) telah memonitor aktivitas Iran selama beberapa tahun belakangan, dan mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa negara itu mengembangkan senjata nuklir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mesipun demikian, IAEA meminta Iran meningkatkan kerjasamanya guna menghentikan pertikaian seputar isu nuklir tersebut, dengan menandatangani Protokol Tambahan.

“Hingga saat ini, sebagian perjanjian keamanan yang komprehensif belum dilaksanakan,” ujar Amano.

Tahun 2003, Iran menandatangani protokol dan mematuhinya selama lebih dari dua tahun. Tapi, negara-negara besar di dunia terus berusaha membawa isu nuklir Iran ke Dewan Keamanan PBB, dengan tujuan agar Iran mendapatkan sanksi atas program nuklirnya.

Tentu saja Negeri Mullah itu tidak terima dengan tindakan semacam itu. Menteri Luar Negeri Iran Manoucher Mottaki mengatakan, hal tersebut “tidak menimbulkan kepercayaan” antara Teheran dengan dunia Barat. [di/ptv/www.hidaaytullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gay dan Lesbian Bentuk Eksploitasi Seks yang Menyimpang
Tulisan selanjutnya Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang

Berita
12 September 2026 17:33
Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

Terbaru

  • ‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
  • Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
  • Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri
  • Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
  • Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
  • Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”
  • Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
  • Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
  • Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
  • MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?