Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Liberal, Al Jabiri, Meninggal Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Mei 2010 09:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tokoh liberal asal Maroko Mohammad Abid Al Jabiri meninggal hari Senin (3/5) di Casablanca pada usia 75 tahun. Al Jabiri dikenal sebagai ikon kaum liberal selama lebih dari sepuluh tahun terakhir.
 Abid al-Jabiri, lahir di kota Fije Maroko pada tahun 1936. Menyelesaikan program Masternya pada tahun 1967 dengan tesis Falsafah al-Tarikh Inda Ibn Khaldun, di bawah bimbingan N. Aziz Lahbabi ( w.1992), dan gurunya juga seorang pemikir Arab Maghribi yang banyak terpengaruh oleh Bergson dan Sarter. Meraih gelar doktor dari dari Universitas Muhammad V Rabat Maroko, dan menjadi dosen filsafat dan pemikiran Islam di Fakultas Sastra pada kampus yang sama.
 Al Jabiri pernah aktiv di dunia politik berideologi sosialis. Dia bergabung dengan partai Union Nationale des Forces Populaires (UNFP), yang kemudian berubah menjadi Union Sosialiste des Forces Populaires (UNSFP). Tahun 1975 dia sempat menjadi anggota biro politik USFP.
 Al-Jabiri merupakan tokoh yang menjadi rujukan dan panutan kaum liberal, terutama bagi para peminat filsafat Islam.  Gagasan nya  tentang Kritik Nalar Arab atau  biasa disingkat (KNA) menghilhami penganut liberal dan mahasiswa IAIN di Indonesia.
 Tulisan-tulisannya berfokus pada pemikiran Arab kontemporer, pendidikan, sosiologi, dan filsafat Arab dan Islam. Ia termasuk tokoh kontroversial. Banyak ide dan konsep yang dilontarkannya sangat provokatif sehingga mendorong orang untuk bereaksi. Diantara ide barunya adalah seperti epistemological rupture (al-qati’ah al-ibistimulujiyyah) yang banyak dinilai diambilnya dari Gaston Bachelard.
 Al-Jabiri dapat ditempatkan dalam deretan pemikir liberal lain seperti Mohamad Arkoun, Hasan Hanafi, Nashr Hamid Abu Zayd. Dalam ‘Kritik Nalar Arab’ Al Jabiri seolah memproyeksikannya sebagai batu loncatan menuju rasionalisme kritis guna mengejar ketertinggalan peradaban Arab-Islam dari kemajuan pesat Eropa Modern.
 Kritik Nalar Arab diandaikan mampu mensinergikan serta mendialogkan kesenjangan dan benturan antara tradisi (turâts) dan modernitas Barat. Intinya, mengajak mencari  jalan untuk memajukan ‘akal Arab’ untuk mengejar ketertinggalannya dengan Barat.
 Meskipun berusaha mendialogkan dengan kemajuan Barat, Jabiri juga tidak setuju dengan pendekatan dan solusi yang ditawarkan oleh kelompok liberal dan salafi. Baginya,  sikap salafi maupun liberal bukanlah sebuah alternatif terbaik menyelesaikan problema yang sedang dihadapi masyarakat Arab-Muslim.
 Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) Dr. Nirwan Syafrin mengatakan,  Jabiri sebenarnya berusaha mengambil yang terbaik dari pemikiran yang ada. Sayangnya, dia tak sadar terhanyut dalam kelompok liberal. [ajz/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPK Akan Umumkan Hasil Pantauan Ibadah Haji
Tulisan selanjutnya Di Sekolah Eropa, Kerudung “No”, Salib “Yes”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?