Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pengamat UI: Wanita Jadi Alat Melobi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Mei 2010 17:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wanita dijadikan umpan untuk melobi di bidang politik, bisnis, dan bidang lainnya, sudah bukan menjadi rahasia umum. Mereka (para pelobi) menawarkan pelayanan seks dengan menawarkan seorang wanita kepada yang akan dilobinya.

Menanggapi mengenai masalah tersebut, pengamat politik Universitas Indonesia Arbi Sanit mengakui ada kecenderungan seperti itu dengan menggunakan wanita sebagai alat lobi.

“Itu tidak hanya terjadi di bidang politik, tapi juga bidang lainnya seperti ekonomi, bisnis, dan yang lainnya,” tutur Arbi, di Jakarta, Selasa (25/5).

Ia mengatakan, penggunaan wanita bagian dari suap dan bentuk kejahatan korupsi dan itu terjadi tidak  saja pada era modern sekarang ini, tapi juga sejak zaman dulu yang menggunakan wanita untuk memudahkan atau melancarkan urusan.

Perbuatan itu bagian dari pelanggaran moral karena seharusnya dalam bidang apapun tetap memegang etika dalam segala urusan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tidak melakukan suap, korupsi, kolusi dan nepotisme, termasuk tidak menggunakan wanita sebagai alat suap,” papar dia.

Ia menambahkan, penggunaan wanita sebagai alat suap sama artinya mendiskriminasikan jender, artinya wanita hanya dijadikan alat untuk melancarkan segala urusan.

 “Seringkali wanita dijadikan sebagai hadiah. Cara seperti ini seharusnya dihentikan,” jelasnya.

Dia mengkhawatirkan, kalau cara suap dengan menggunakan wanita terus dilakukan maka keputusan yang akan diambil tidak obyektif lagi, baik keputusan politik maupun keputusan bisnis, sehingga yang akan dirugikan masyarakat.

“Dan anehnya dalam praktiknya kadangkala si wanita tidak tahu kalau dia dijadikan alat suap. Praktik suap dengan menggunakan wanita memang sudah menjadi tradisi dalam bidang apapun,” tuturnya. [pko/hidayatullah.com]

Ilustrasi:Thomas Tolstrup/cultura/Corbis

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Dikejutkan Iklan Aborsi Menggemparkan
Tulisan selanjutnya Viagra Dapat Sebabkan Gangguan Pendengaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?