Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sri Lanka Larang Wanita Jadi Pembantu di Luar Negeri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2013 17:29 5:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2013 17:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sri Lanka hari Kamis (24/1/2013) mengumumkan akan melarang wanita dari semua umur ke luar negeri sebagai pekerja kasar, menyusul pemenggalan seorang gadis muda pembantu rumah tangga yang bekerja di Arab Saudi.

Menteri Informasi Keheliya Rambukwella mengumumkan bahwa perempuan di bawah umur 25 tahun sekarang dilarang pergi ke negara-negara Arab untuk bekerja sebagai pembantu.

Larangan itu merupakan awal dari larangan yang lebih luas, di mana nantinya para wanita Sri Lanka dilarang bepergian ke negara lain di seluruh dunia untuk bekerja disektor-sektor bergaji rendah.

Kebijakan itu merupakan tanggapan dari kasus yang menimpa Rizana Nafeek, yang didakwa memunuh bayi berusia empat bulan di Arab Saudi tahun 2005 dengan cara menutup jalur pernafasannya. Dakwaan itu dikenai atas Rizana saat dia masih berusia 17 tahun.

“Pada tahap awal kami menaikkan batas usia menjadi 25 tahun. Secara bertahap kami akan menuju pada larangan total bagi wanita untuk melakukan pekerjaan bergaji rendah di luar negeri,” kata Rabukwella kepada para wartawan dikutip AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia tidak mengatakan kapan larangan total itu akan diberlakukan, namun dijelaskan olehnya bahwa pihak-pihak berwenang sudah mulai membujuk para wanita agar tidak bekerja di Timur Tengah.

Hampir 1,7 juta orang Sri Lanka bekerja di luar negeri dan mereka mengirimkan uang USD6 milyar setiap tahunnya, yang menjadi pendapatan penting dari transaksi pertukaran mata uang bagi pemerintah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bible, Al-Qur’an, dan Perempuan
Tulisan selanjutnya Dipertimbangkan, Perokok Tidak Mendapat Jamkesmas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Macklemore Palestina
Berita

Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir

Berita
27 Oktober 2026 19:35
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional

Terbaru

  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?