Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelempar Sepatu ke Bush Mengenang Aksinya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Juni 2010 11:50
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Muntazer al-Zaidi, wartawan Iraq yang berhasil melemparkan sepatunya ke arah muka mantan Presiden AS, George W.Bush, mengungkapkan kembali tujuan aksi pelemparan tersebut.
 Al-Zaidi mengatakan, pelemparan sepatu ke muka wajah presiden Amerika itu sebuah kesengajaan agar menjadi pelajar bagi yang lain.
 “Pelemparan itu bertujuan menolak klaim bohong Bush yang menyatakan bahwa bangsa Iraq menyambut dirinya dengan bunga.” Ia menambahkan, “Saya sengaja melempar sepatu ke Bush untuk dijadikan sebagai pelajaran bagi pihak lain.”
 Lebih lanjut Al-Zaidi berbicara mengenai rencananya di masa mendatang. Ia mengatakan, “Saya ingin ikut serta dalam setiap kancah dan konferensi pers untuk menjelaskan alasan aksi pelemparan sepatu ke arah Bush, di hadapan publik dunia. Saya juga ingin mengatakan bahwa sejuta warga Irak tewas di bawah tank-tank AS, perempuan dan anak-anak juga menjadi korban pelecehan tentara AS. Dengan tujuan ini, saya akan terus hidup.”
 Muntazer al-Zaidi, 31 tahun, wartawan televisi Iraq Al-Baghdadia, menjadi masyhur ke seluruh dunia setelah nekat melemparkan sepatu ke (mantan) Presiden Amerika Serikat George Bush dalam satu jumpa pers di Bagdad pada 14 Desember 2008.
 Dalam insiden tersebut, Bush, yang ditemani Perdana Menteri Iraq Nouri al-Maliki, merunduk sambil menutupi kepalanya dengan tangan.
 “Ini adalah hadiah dari masyarakat Irak, dan ini ciuman perpisahan dari rakyat Irak,” pekik Muntazer seraya melemparkan sepatu pertama. Dan, “Ini untuk wanita dan anak-anak Iraq yang diperkosa, serta semua warga kami yang telah dibunuh (tentara Amerika),” Muntazer berteriak sembari melontarkan sepatu kedua.
Akibat ulahnya itu, Zaidi sempat diseret ke penjara namun dibebaskan pada 15 September 2009 karena dianggap berkelakuan baik, sehingga tidak perlu menuntaskan 3 tahun vonis hukuman penjara yang diterimanya.
 Dalam jumpa pers pembebasannya, ia mengatakan akan melakukan tuntutan hukum atas penganiayaan yang dilakukan terhadapnya selama di penjara. Termasuk menuntut pejabat tinggi keamanan Iraq yang katanya juga terlibat dalam kasus itu.
 Akibat sikap hero nya ini, seorang artis seni rupa yang bermukim di London, P Waniewski membuat karya “Proud Shoes”, sebagai penghargaan kepada Muntazer al-Zaidi.
 P Waniewski memberi penghormatan kepadanya dengan membuat patung sepasang sepatu yang terbuat dari 21 kg emas murni 24 karat.
 “Ketika saya mendengar cerita ini, saya tergerak oleh semangat dan tindakan berani Al-Zaidi. Sepatu yang ia lemparkan telah dihancurkan otoritas AS. Jadi saya merasa ini merupakan cara yang cocok untuk menandai peristiwa yang penuh perasaan itu, ” kata Waniewski.
 Al-Zaidi sebelumnya juga telah banyak menerima penghargaan atas keberaniannya, mulai dari patung sepatu terbuat dari kayu hingga tawaran menjadi menantu.[irb/meo/hida/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gagal Incar Ketua Umum PBNU, Lari ke Demokrat
Tulisan selanjutnya “Yesus” Disambar Petir di Ohio

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?