Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pekerja Pelabuhan Oakland Tolak Bongkar Kapal Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juni 2010 14:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pekerja di Pelabuhan Oakland, Amerika Serikat, melakukan mogok, tidak mau membongkar muatan kapal Israel yang berlabuh Ahad (20/6).

Aksi mogok semacam itu merupakan yang pertama kalinya terjadi di Pelabuhan Oakland, diselenggarakan oleh kelompok aktivis perdamaian dan mendapat dukungan penuh dari Serikat Pekerja Pelabuhan Oakland.

Sekitar 500 pekerja dan para pendukungnya berkumpul Ahad dini hari di Pelabuhan Oakland, menunggu kapal Israel yang akan berlabuh. Mereka meneriakkan, “Bebaskan, bebaskan Palestina! Jangan lewati garis mogok!” Para anggota serikat pekerja International Longshore and Warehouse Union Local 10 itu setuju untuk tidak membongkar muatan kapal Israel.

Kapal kargo Israel Zim Lines dijadwalkan bersandar pukul 6 pagi waktu setempat. Tapi, kapal itu tidak juga kunjung datang hingga siang hari. Para pekerja tetap bertahan di pelabuhan untuk memastikan kapal itu tidak akan diperbolehkan membongkar muatannya, setidaknya dalam waktu 24 jam.

Salah seorang penyelenggara mengatakan, “Kami ingin mengirimkan pesan yang jelas bahwa jika Anda melakukan pembajakan di laut bebas, jika Anda menyerang dan membunuh warga sipil dengan darah dingin, jika Anda membangun tembok apartheid, jika Anda menunjuk seorang menteri rasis seperti Avigdor Lieberman yang menyerukan pengusiran seluruh rakyat Palestina, maka kami tidak akan menghormati kargo Anda di sini, di Pelabuhan Oakland.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para demonstran pertama kali berkumpul sebelum matahari terbit di Berth 58. Siang harinya mereka berkumpul kembali. Ternyata kapal Israel itu berlabuh pada pukul 6 sore. Meskipun demikian, para pekerja tetap menjalankan aksi mogoknya.

Seorang perwakilan dari Konsulat Israel menyatakan bahwa kapal Israel itu selalu dijadwalkan tiba pukul 6 sore.

“Tujuan kami adalah untuk memboikot kapal ini selama 24 jam, dan kami sukses melakukannya,” kata Richard Becker, yang bergabung dengan ANSWER Coalition, salah satu kelompok yang menyelenggarakan protes itu, sebagaimana dikutip San Francisco Chronicle (21/6).

“Saya ingin rakyat Palestina damai dan memiliki tanah air. Mereka telah menderita selama 60 tahun, dan sudah waktunya mereka mendapat keadilan,” kata Marina Gutierrez dari Kensington, seorang demonstran yang ikut aksi di pagi dan siang hari.

Rupanya aksi mogok para pekerja pelabuhan itu mendapat reaksi dari kelompok pro-Israel. Siang hari, sekelompok orang berkumpul di seberang jalan sambil membawa dan mengibarkan bendera Israel dan Amerika Serikat. [di/imc/sfg/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Investasi Arab Saudi di Indonesia 8 Miliar Dolar AS
Tulisan selanjutnya MUI Tidak Jamin Kehalalan Daging Impor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Berita
8 Juni 2026 12:15
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?