Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Militer Inggris Akan Tarik Pasukannya dari Afghanistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Juni 2010 16:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Inggris David Cameron ingin menarik mundur pasukannya dari Afghanistan dalam kurun waktu lima tahun. Demikian kata Cameron Jumat (25/06) di Huntsville, Canada, di mana ia menghadiri KTT G8.

Cameron tidak ingin menyebut tanggal dimulainya penarikan mundur, tapi ia menyatakan pasukan Inggris sudah harus ‘pulang’ sebelum pemilu parlemen mendatang. Pemilu rencananya digelar tahun 2015. “Kami tidak bisa tinggal di sana lima tahun lebih lama lagi; kami sudah berada di sana selama sembilan tahun”, katanya kepada stasiun televisi Sky News.

Setelah Amerika, Inggris memasok militer terbanyak kepada pasukan perdamaian internasional ISAF. Sekitar 10.000 militer Inggris dikerahkan di Afghanistan. Sejak pecahnya konflik tahun 2001, sebanyak 307 militer Inggris gugur di negeri tersebut.

Semakin Sulit

Sementara itu Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Robert Gates menyatakan bahwa perang di Afghanistan diperkirakan berlangsung lebih lamban dan sulit.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan Gates itu mengemuka pascapencopotan Jenderal Stanley McChrystal, sebagai Panglima Militer AS di Afghanistan.

“Perang di Afghanistan akan berjalan lebih lamban dan sulit dari yang diperkirakan sebelumnya,” kata Gates, sebagaimana dikutip Associated Press (25/6). Namun menurutnya Amerika belum lumpuh dan masih ada peluang untuk maju.

McChrystal dicopot dari jabatannya sebagai Panglima Militer AS dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyusul wawancara kontroversialnya dengan majalah Rolling Stone. Ia mengkritik kebijakan Obama dan pejabat dekatnya soal strategi perang di Afghanitan.

Namun pihak-pihak di Afghanistan menilai pencopotan McChyrstal itu berkaitan erat dengan hubungannya yang sangat dekat dengan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, terungkapnya berbagai informasi rahasia termasuk hubungan “gelap” NATO dengan kelompok teroris, serta peningkatan angka korban di pihak militer asing di Afghanistan. [irb/afp/hid/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Enam Puluh Kapal Siap Berangkat ke Gaza
Tulisan selanjutnya Ribuan Muslim Kosovo Protes Larangan Jilbab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?