Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Eropa Harus Belajar Demokrasi dari Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Juli 2010 16:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Islam sejatinya tidak pernah menimbulkan masalah. Eropa seharusnya belajar demokrasi dari Islam. Dalam implementasinya, sikap demokratis umat Islam di Indonesia, misalnya, tidak melahirkan kendala yang besar.

Hal itu diungkapkan tokoh Katolik dan budayawan Indonesia Prof. Dr Franz Magnis Suseno dalam acara seminar EU-Indonesia: “Islam In A Globalising World” di Hotel Intercontinental Jl. Jenderal Sudirman Jakara Pusat, Rabu (30/6).

Dikatakan Prof Magnis, sejauh yang dia ketahui, Islam tidak pernah melahirkan kendala dalam demokrasi.

Namun, penerapan tentang isu Hak Asasi Manusia (HAM) umat muslim memang belum bisa dikatakan baik.

“Di bidang HAM, memang belum secara terbuka. Tapi memang kebebasan beragama adalah suatu isu yang sangat sensitif,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Justru, lanjut dia, masalah yang muncul seringkali berasal dari muslim kalangan akar rumput (awam). Tak jarang juga malah ada yang memanfaatkan untuk kepentingan politik.

Seringkali, kata dia, perda-perda syariat banyak diusung pendukung partai nasionalis, bukan dari partai yang memiliki basis Islam yang kuat. Ini disebut Franz Magnis sebagai opportunisme politik.

”Untuk menghadapi globalisasi dunia saat ini, para cendekiawan muslim memiliki peran penting untuk melakukan diskursus intelektual. Apalagi sekularisme Eropa, terkadang menimbulkan kesan yang tidak baik,” kata Franz Magnis.

“Terkadang ada kesan berdebu, kuno, dalam sekularisme Eropa ini,” ujar dosen filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara ini.

Dia mencontohkan, pada mayoritas masyarakat Eropa masih mengganggap Islam sebagai ancaman, terutama karena propaganda media. Terjadi ketidakpercayaan terhadap Islam.

“Eropa terkesan tidak mau membuka dialog. Ini menjadi tanggung jawab para cendekiawan untuk membuka diskursus intelektual yang baik,” katanya memungkasi. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bahagiakan Mereka, Nyalakan Semangatnya
Tulisan selanjutnya Perbankan Syariah Bakal Tumbuh Dua Kali Lipat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Berita
21 Juli 2026 18:32
Din Syamsuddin: Pendidikan Islam Harus Kembali Menjadi Motor Kebangkitan Peradaban
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon

Terbaru

  • Din Syamsuddin: Pendidikan Islam Harus Kembali Menjadi Motor Kebangkitan Peradaban
  • Kemendikdasmen Dorong Anak Kembali Aktif Bermain, Kurangi Ketergantungan pada Gawai
  • MUI Apresiasi Menko Yusril atas Ruang Dialog Strategis antara Pemerintah dan Ormas Islam
  • Indonesia dan Australia Resmikan Kemitraan KITA SEHAT untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional
  • AS dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir, Apa Isinya?
  • Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?