Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pluralisme Agama, Ancaman Baru Para Dai Pedalaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juli 2010 18:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) PP. Muhammadiyah Fakhrurrozi Reno Sutan mengatakan, sejumlah dai MTDK Muhammadiyah yang berada di kawasan terpencil dan minoritas, menghadapi ancaman paham pluralism agama.

Ancaman yang dinilai baru itu, menurutnya, tidak kalah bahaya ketimbang kristensisasi. Demikian hasil pertemuan “Temu Da’i Terpencil Tingkat Nasional” di masjid Ikhlas Selasa (6/7) siang tadi.

Lebih jelas, dia mengatakan, bahaya pluralisme bersifat lembut dan tidak sefrontal pemurtadan. Jika pemurtadan mengajak umat Islam masuk ke agama lain secara terang-terangan, maka  pluralisme menganggap bahwa tidak ada agama yang paling benar, termasuk Islam.

“Kita tidak setuju dengan pluralisme agama yang dibangun dengan pondasi liberalisme,” ujarnya pada hidayatullah.com usai penutupan acara.

Fakhrurrozi mengatakan, rata-rata ancaman pluralisme yang dihadapi dai berada di daerah yang jumlah muslimnya sedikit. Daerah tersebut misalnya, Bali, NTT, Papua, dan Sumatera Utara.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ancaman pluralisme tidak saja berasal dari perorangan, tapi juga pemerintah. Pemerintah sengaja menggunakan kekuatan politis. Hal itu sangat mungkin bisa dilakukan karena jumlah umat Islam yang sedikit.

Karena itu, untuk membekali para dai-nya, MTDK memberi pelatihan bahaya pluralisme. Dalam kesempatan itu, MTDK membagikan buku “Istikamah Membendung Kristenisasi dan Liberalisasi,” serta sejumlah buku ke-Muhammadiyahan lainnya secara gratis yang berisi tentang bahaya pluralisme dan liberalisme.

MTDK sendiri kini memiliki 35 dai di daerah terpencil, dari Irian Jaya hingga Sumatera. Setiap bulannya mereka diberi uang subsidi sekitar Rp. 500 ribu. Untuk kebutuhan lainnya, setiap dai diharapkan bisa mandiri. Bahkan, diharapkan bisa memberdayakan masyarakat sekitar dalam berbagai hal, terutama ekonomi. [ans/hidayatullah.com]  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satpol PP Lebih Baik Dipersenjatai Akhlak
Tulisan selanjutnya Pesawat Iran Mulai “Diboikot” Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi

Berita
30 Oktober 2026 14:11
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?