Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

OP Turuti Israel, Meredam Adzan dan Membatasi Shalat Jumat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Agustus 2010 07:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Otorita Palestina (OP) dilaporkan telah menyetujui permintaan Israel untuk mengecilkan suara dari masjid-masjid di desa-desa Palestina yang dekat dengan pemukiman Yahudi.

Harian Israel Yedioth Ahronoth melaporkan hari Ahad lalu (8/8) bahwa OP juga menyetujui permintaan Israel agar shalat Jumat hanya dilakukan di satu masjid saja di setiap desa Palestina. Hal ini dilakukan setelah pemukim Yahudi mengeluhkan tentang suara yang dikeluarkan ketika adzan.

Koran itu juga melaporkan bahwa Kepala Administrasi Sipil Israel Yoav Mordechai menghubungi beberapa pejabat OP terkait permintaan tersebut, dan telah mendapatkan kesepakatan dengan pemerintah Palestina di Ramallah. Maan yang mencoba mengkonfirmasi kabar tersebut ke salah seorang perwakilannya, tidak mendapatkan tanggapan.

Sementara itu Menteri Wakaf OP Mahmoud Al-Habbash telah mengkonfirmasikan perubahan tersebut. Ia mengatakan, perubahan dilakukan atas alasan agama, bukan untuk kepentingan pemukim Yahudi.

“Urusan keagamaan kami bukan untuk bahan tawar menawar politik,” ujarnya kepada Radio Maan Senin (9/8/2010).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Media Israel memfabrikasi laporan itu demi kepentingan politik,” tambahnya. “Mereka mencoba untuk menciptakan jurang antara pemerintah Palestina dengan rakyatnya dengan mengangkat isu sensitif semacam itu.”

Al-Habbash juga mengkritik Hamas yang dianggapnya terlalu cepat percaya dengan kabar dari media Israel. “Apakah Hamas dan Israel memiliki agenda yang sama untuk menyerang OP? tanyanya.

Dari Jalur Gaza jurubicara Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan, kesepakatan itu menujukkan bahwa pemerintahan Mahmoud Abbas tidak hanya menghalangi kelompok perjuangan Palestina, tapi juga melebar memerangi agama Islam demi keuntungan penjajah.

Abu Zuhri mengatakan bahwa hal tersebut merupakan bentuk lain dari “tindakan memerangi agama Islam secara umum,” termasuk denga memecat sejumlah imam, muadzin dan penceramah yang berafiliasi dengan Hamas dari pekerjaannya.

Tak peduli dengan alasan yang melatarbelakangi perjanjian itu, para pemukim Yahudi menyatakan sangat senang dengan kesepakatan OP-Israel tersebut. Salah seorang pemimpin di pemukiman Yahudi, Yitzhak Shedmi, mengatakan bahwa tindakan tersebut penting bagi mereka dan rekan-rekannya yang bermukim di Tepi Barat telah merasakan perubahan yang ada.[di/maan/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Miles of Smile II Masuk Gaza Membawa 45 Ambulan
Tulisan selanjutnya Masjid Padat Awal Ramadhan Pertama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?