Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bakar Qur`an, 6 Warga Inggris Ditangkap

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 September 2010 18:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Enam orang warga Inggris ditangkap dengan tuduhan menimbulkan kebencian rasial dengan membakar Qur’an lalu menampilkannya di internet.

Polisi Northumbria menahan dua orang pria pada 15 September dan empat pria lainnya Rabu (22/9).

“Penangkapan dilakukan karena pembakaran atas apa yang kami yakini sebagai dua buah al-Qur`an di Gateshead pada 11 September,” kata jurubicara polisi.

“Aksi itu direkam dan videonya dimuat di internet.”

Dalam sebuah rekaman video yang masih bisa diakses di YouTube, terlihat enam orang pria muda dengan jaket bertudung dan wajah tertutup menyiramkan bensin ke sebuah kitab dan membakarnya, kemudian mereka membakar satu buah lagi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi mengatakan, mereka tidak menangkap para tersangka karena menonton atau menyebarkan video tersebut, melainkan karena melakukan pembakaran al Qur’an.

Dalam aksi yang diyakini dilakukan di belakang pub bernama The Bugle di Leam Lane, Felling, para pelaku terlihat bersorak gembira ketika Qur’an pertama mulai terbakar. Seorang pria tertawa sambil menendang al-Qur’an, sementara teman-temannya berteriak “Ini untuk anak-anak di Afghanistan (maksudnya para prajurit Inggris. ed), 11 September, hari pembakaran al-Qur’an sedunia, untuk semua korban 9/11.”

“Begini cara kita melakukannya di Gateshead, bukan?” kata mereka.

Para pelaku rupanya tidak menunjukkan penyesalan atas aksinya. Mereka mengakui telah membakar al-Qur`an, tapi tidak mengunggahnya ke internet.

Mereka menyebut dirinya sebagai “orang Inggris yang nasionalis” tapi menolak untuk mengidentifikasi dirinya. Mereka beralasan aksinya dilatarbelakangi “frustasi” karena ada “satu hukum untuk Muslim” sementara ada hukum lain bagi warga kulit putih Inggris.

Pejabat Inggris rupanya takut insiden ini membahayakan mereka.

Takut pasukan Inggris yang berada di luar negeri mendapat balasan karena insiden tersebut, sebagaimana dilansir Daily Mail (24/9), polisi segera memasukkan berkas tuntutan ke Jaksa Agung Dominic Grieve.

Jaksa penuntut menunggu petunjuk dari Dominic Grieve, apakah akan melakukan tuntutan dengan Public Order Act 1986, yang bisa menjatuhkan sanksi maksimal hingga tujuh tahun penjara. Para pelaku yang berasal dari lingkungan tempat tinggal yang sama itu bisa dilepas dengan uang jaminan hingga pertengahan Nopember.

Anggota parlemen dari Partai Buruh Ian Mearns mengatakan, “Jika (aksi) ini dipublikasikan secara luas bisa membahayakan pasukan kita dan warga Inggris yang berada di belahan dunia lain.” [di/dm/asp/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudara Kandung Habibie Bikin Geert Wilders Marah
Tulisan selanjutnya Calon Panglima TNI Janji Kaji TNI Berjilbab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?