Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Fatah Himbau Boikot KTT OECD di Yerusalem

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Oktober 2010 12:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Fatah menyabut baik keputusan dua negara untuk memboikot sebuah pertemuan tingkat tinggi kepariwasataan yang akan digelar di Yerusalem pertengahan Oktober ini, seraya menyeru agar negara-negara lain mengikutinya. Demikian Maan melaporkan, Rabu (6/10).

Inggris dan Spanyol menyatakan tidak akan mengirim  delegasi mereka ke ajang Industry and Policy Approaches to Foster Green Growth Tourism, yang diselenggarakan oleh OECD bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata Israel di Yerusalem.

Meskipun demikian, Inggris menyangkal bahwa keputusannya tidak berpartisipasi berhubungan dengan kebijakan Israel di tanah jajahannya.

KTT itu, menurut sebuah pernyataan Fatah, “menguntungkan” Israel sementara “penjajahan Israel menutup semua kesempatan bagi parwisata Palestina merdeka yang sedang giat.”

Ditambahkan pula oleh Fatah, menteri pariwisata Israel “yang partai rasisnya menyerukan pengusiran besar-besaran bangsa Palestina, pernah mengatakan bahwa berpartisipasi dalam KTT OECD berarti meratifikasi pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel. Apakah negara-negara OECD lainnya akan melegitimasinya?”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lewat pemungutan suara anonim Israel diterima masuk OECD (Organisation for Economic Co-Operation and Development) pada bulan Mei 2010. Israel memasukkan beberapa figur dari pemukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat di dalam lembaran aplikasinya. Ia menjadi negara yang paling miskin ketiga dengan ketimpangan sosial yang tinggi.

Fatah mempertanyakan Sekjen OECD Angel Gurria yang menggelar KTT di Yerusalem tanpa memperhatikan Resolusi DK-PBB 478 yang menyeru para anggota PBB untuk tidak mengakui penjajahan Israel dan aneksasi ilegal atas Yerusalem Timur.

Lewat sebuah surat Gurria menjelaskan bahwa pertemuannya dilaksanakan di Yerusalem Barat. Padahal Israel tidak mengakui adanya Yerusalem Timur dan Barat, melainkan menganggapnya satu kesatuan sebagai ibukota negara Yahudi.

Menurut Fatah, OECD seharusnya menyadari bahwa ada fakta pendudukan Israel atas Yerusalem Timur sebelum memutuskan kota itu menjadi tempat penyelenggaraan KTT.[di/maan/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Idul Fitri Festival 2010 di Canberra
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Dukung Pelajaran Antikorupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?