Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mantan Pimred Playboy “Dibela” Media Asing

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Oktober 2010 19:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Penangkapan mantan Pimpinan Redaksi (Pimred) Playboy Indonesia, Erwin Arnada  rupanya ikut menjadi perhatian pers asing. Sejumlah pers asing menganggap penangkapan Erwin sebagai preseden buruk bagi kebebasan.

Beberapa media asing, diantaranya Straits Times, TODAY online, New York Dailynews, Digital Journal dan AP ikut memberikan laporan. Sebagian diantaranya juga ikut memberi dukungan.

Umumnya media asing menyoroti penangkapan Ermin Armada dengan mengaitkan masalah demokrasi dan kebebasan berpendapat. Sebaliknya jarang mengaitkan dengan kebebasan kaum Muslim yang juga merupakan penduduk terbesar di Indonesia.

“Aku diperlakukan seperti seorang kriminal, dimasukkan ke mobil tahanan. Aku masih belum percaya kalau ada demokrasi di Indonesia, setidaknya kasusku yang membuatku berpikir demikian. Jika ada demokrasi di Indonesia, maka kebebasan pers akan dijamin dan dihargai. Pers dan jurnalis tidak seharusnya diperlakukan seperti penjahat, seperti yang kualami,” ungkap Erwin dikutip Digital Journal versi terjemahan bahasa Inggris.

Sedang AP ikut mendukung Erwin dengan mengutip pernyataan aktivis Panitia Perlindungan Pers, Haris Azhar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Hal ini memperburuk citra kebebasan berekspresi di Indonesia. Dia (Erwin) bukan penjahat. Lihat saja gambar dalam majalahnya. Majalahnya sudah diadaptasi sedemikian rupa agar tidak menyinggung budaya Indonesia.

”Ini merupakan preseden buruk bagi kebebasan berekspresi,” ujar Haris Azhar pada AP. Ia menambahkan,  kasus ini sebuah kemunduran setelah kediktatoran Soeharto yang berakhir dalam gelombang protes pro-demokrasi lebih dari 10 tahun yang lalu.

Sebelum ini, Dewan Pers  menyatakan keputusannya tidak berubah sejak tahun 2007, bahwa majalah Playboy Indonesia tidak menyalahi pasal pornografi.

“Kita tidak berubah dari 2007, keputusan kita tetap sama bahwa Playboy Indonesia tidak menyalahi pasal pornografi,” kata Uni Lubis, perwakilan Dewan Pers saat ikut mendampingi Erwin Arnada di Kejari Jakarta Selatan, Sabtu (9/10).

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI) urusan advokasi, Munarman, SH menampik pendapat Dewan Pers. Menurutnya, Playboy secara sengaja didesain sebagai industry pornografi dan liberalisasi seksual di Indonesia.

“Tidak ada hubungannya dengan Dewan Pers sebab terbukti di persidangan, 98 persen keuntungan Playboy Indonesia disetor ke Playboy Amerika, “ ujarnya pada hidayatullah.com, Senin (11/10) sore. [cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Delapan Kunci “Menjaga” Anak
Tulisan selanjutnya FPI Minta Dewan Pers Tak Lindungi Playboy

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Berita
20 Oktober 2026 13:10
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?