Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Parpol lupakan Konsep “Baldatun Thayyibah” saat Kampanye

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 14 April 2014 11:23 11:23 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 14 April 2014 11:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif 9 April 2014 lalu menyisakan cerita tersendiri bagi pegiat ekonomi Islam Muhaimin Iqbal. Founder Gerai Dinar ini mengaku sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) dia sering didatangi calon anggota legislatif (caleg) yang hendak meminjam uang untuk kampanye.

Hal ini diungkapkan Muhaimin saat mengisi acara Seminar Kewirausahaan dan Ekonomi Islam di AQL Islamic Center, Jalan Tebet Utara I no 40 Jakarta Selatan, Ahad, (13/04/2014).

“Menjelang pemilu banyak sekali caleg yang pinjam uang. Yang datang buanyak, yang untuk (bayar) saksi aja butuh Rp 1 miliar,” ungkapnya di depan sekitar 100 orang peserta seminar.

Muhaimin mengaku, saat itu dia siap meminjamkan uang bagi para caleg tersebut. Tentu ada syaratnya, yaitu mereka harus punya jaminan pinjaman. Karena persyaratan ini, para celeg tersebut batal meminjam.

“Nggak ada yang memenuhi syarat. Karena saudara-saudaranya nggak ada yang berani menjamin,” imbuhnya disambut tawa hadirin.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Muhaimin mengungkap hal itu sebagai contoh pentingnya aqad dalam pinjam-meminjam. Dalam aqad peminjamannya, Muhaimin memang mensyaratkan peminjam dana punya jaminan untuk pihak Muhaimin.

Dia pun menjelaskan, prinsip dasar aqad dalam Islam adalah adanya kesepakatan antara dua pihak. Termasuk aqad dalam urusan ekonomi.

“Asal tidak boleh bersepakat dalam hal yang dilarang oleh Allah,” tambahnya, seraya mencontohkan larangan bersepakat melakukan riba.

Parpol Lupakan Baldatun Thayyibah

Pada kesempatan itu, Muhaimin juga menyinggung partai politik (parpol). Dia menyebut para parpol melupakan konsep “Baldatun Thayyibah” khususnya saat berkampanye.

Konsep ini, menurutnya, telah digambarkan dalam al-Qur’an, sebagai solusi untuk mengatasi problema Indonesia khususnya.

“‘Baldatun Thayyibah’ tidak disinggung partai manapun,” ujarnya.

Seminar tersebut digelar oleh Ar-Rahman Entrepreneur Community (AEC), bekerjasama dengan Bank Muamalat. Seminar ini mengusung tema “Let’s Change The World with Syariah Business” . Dalam agendanya, seminar yang berlangsung pukul 10.00-15.00 WIB ini juga diisi oleh Ustadz Abu Hanif dan Didin Hafidhuddin.*

(Foto: Muhaimin Iqbal pada Seminar Kewirausahaan dan Ekonomi Islam di AQL -by Syakur)

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:partai politik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antara Masyumi, PKS dan Jokowi
Tulisan selanjutnya Aparat Saudi Gagalkan Penyelundupan 22 Juta Tablet Amphetamine

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?