Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KISPA: Kerjasama dengan Israel Melukai Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

  Hidayatullah.com–Ketua Komite Indonesia untuk Solidaritas palestina(KISPA) Ferry Nur mengatakan rencana Kerjasama Palang Merah Indonesia(PMI) dengan Magen David Adom (Palang Merah) Israel telah melukai perasaan rakyat Indonesia yang telah berjuang melawan penjajahan Zionisme Israel untuk kemerdekaan Palestina.
Ferry menambahkan, KISPA menolak rencana kerjasama tersebut apapun motif di belakangnya, karena menurutnya alasan kemanusiaan yang diajukan Jusuf Kalla bertentangan dengan perilaku Palang merah Israel itu sendiri saat peristiwa penyerangan Freedom Flotilla.
“Ketika kami ditembak Isreal di Flotilla, tidak ada pertolongan dari petugas medis ataupun Palang Merah Israel, jadi Israel tidak paham tentang kemanusiaan,” katanya kepada hidayatullah.com, Selasa (19/10) Jakarta.
Menurutnya pula, semua warga Israel bila telah memasuki usia 18 tahun mereka terkena wajib militer, tak terkecuali para anggota Palang Merah Israel, sehingga bekerjasama dengan mereka suatu hal yang mengkhianati kemanusiaan itu sendiri.
“Masyarakat Israel itu tidak ada yang sipil, semua militer. Kemanusiaan seperti apa yang diharapkan dari militer Israel?” Imbuh mubaligh yang sempat ditahan oleh Israel ini.
Kembali diterangkan olehnya, kerja sama ini adalah suatu indikasi bahwa PMI tidak sensitif terhadap penderitaan relawan kapal kemanusiaan yang mendapat serangan brutal saat melakukan misi kemanusiaan ke Gaza.
“PMI tidak peka terhadap relawan Freedom flotilla yang dilanggar kemanusiaannya,” papar Ferry.
Seperti beritakan sebelumnya, Ahad (17/10), Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, diundang mengunjungi Pusat Pengolahan Darah Palang Merah Israel (MDA) di Tel Aviv, Israel. Selama di sana, JK  meninjau antara lain ruangan proses penyediaan bank darah, proses fraksionasi plasma darah, dan sistem manajemen ambulans di kota Tel Aviv.
JK diterima Professor Eilat Shinar, Blood Service Director dari Magen David Adom (Palang Merah Israel). Kepada JK, Shinar menawarkan kerja sama pelatihan dan pendidikan terkait dengan transfusi darah dan pengolahan plasma darah untuk PMI.
Menyambut ajakan tersebut, JK berencana mengadakan Kerjasama dengan Alasan Kemanusiaan.
Menanggapi kemesraan PMI dengan Negeri yahudi ini,Ferry mengatakan PMI seperti kehilangan akal, seolah-olah sudah tidak ada Negara lain yang lebih hebat dan maju dalam teknologi kesehatan dibanding Israel.
Tambahnya, JK salah alamat dalam memberikan perhatian kemanusiaannya, seharusnya perhatian tersebut diberikan kepada korban kekejaman Israel itu sendiri.
 “Seharusnya JK lebih memperhatikan para anak-anak bangsa yang menjadi korban kekejaman Israel, daripada sibuk bekerjasama kepada Zionis Israel” tegas Ferry. [bil/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya soeharto pahlawan nasional Soeharto Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional?
Tulisan selanjutnya Bangkrutnya Gereja Katedral Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Eurovision
Berita

Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil

Berita
6 Juni 2026 11:02
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?