Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi Penggal 7 Pelaku Perampokan Bersenjata

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Maret 2013 21:54 9:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Maret 2013 21:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tujuh orang pria Saudi pelaku perampokan bersenjata dihukum penggal hari Rabu (13/3/2013), lebih dari sepekan setelah keluarga dan kelompok pendukung HAM mengajukan keringanan hukuman ke Raja Abdullah, lapor kantor berita resmi Saudi dikutip Aljazeera.

Eksekusi dilakukan di kota Abha, sebelah selatan Asir, lapor kantor berita SPA.

Ketujuh laki-laki itu ditangkap tahun 2006 dan divonis tahun 2009. Kasusnya mendapat perhatian dari Human Rights Watch awal bulan ini, yang meminta agar hukuman diringankan mengingat pelaku masih tergolong remaja saat mereka ditangkap.

Salah seorang pelaku kepada Associated Press awal Maret ini mengatakan, usianya masih 15 tahun saat ditangkap bersama kawanan perampok perhiasan pada 2004 dan 2005. Nassir al-Qahtani mengaku disiksa agar mau mengaku dan tidak didampingi pengacara. Pengaduan tentang siksaan yang mereka terima saat dalam tahanan tidak digubris hakim.

Vonis asli menyebutkan eksekusi dilakukan oleh regu tembak dan diikat di tiang salib.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun laporan SPA hari Rabu menyebutkan ketujuh orang itu dipenggal kepalanya. Seorang sumber yang tidak mau menyebutkan namanya karena tidak berwenang berbicara kepada wartawan mengatakan, para pelaku perampokan itu dipenggal oleh tiga orang algojo dengan pedang.

Tanggal 4 Maret lalu HRW meminta Raja Abdullah tidak mengeksekusi ketujuh orang itu, karena menurutnya “ada bukti kuat” mereka tidak disidang secara adil.

Baru-baru ini dikabarkan, Arab Saudi akan menggunakan cara eksekusi dengan regu tembak, karena jumlah algojo di negara kerajaan itu berkurang. Rencana ini masih dalam penggodokan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Epistemologi Islam: Integrasi Ilmu dan Iman
Tulisan selanjutnya Peluk Ibu Hugo Chavez, Ahmadinejad Dihujani Kecaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Jihad Santri di Era Modern

Kajian
23 Oktober 2026 09:56
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?