Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Turki Berhentikan Jenderal Perencana Kudeta

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Turki memberhentikan dua jenderal dan seorang laksamana yang diduga merencanakan pemberontakan, kata militer pada Kamis (25/11).

Ketegangan tersebut tampaknya telah menghidupkan kembali konfrontasi antara militer dan pemerintah yang telah berlangsung lama di negara Balkan itu.

Ketiga perwira tinggi yang telah meminta Mahkamah Militer untuk meninjau keputusan terhadap mereka itu, dibebastugaskan pada Senin, menurut pernyataan dari militer dalam laman internetnya.

Pernyataan tersebut merinci tahapan dalam konfrontasi yang berakar dari sebuah perselisihan pada Agustus, ketika para perwira tersebut didakwa atas dugaan telah merencanakan penggulingan Partai Pembangunan dan Keadilan (AKP) yang berbasis Islam pada 2003.

Para perwira tinggi tersebut seharusnya hanya mendapat penundaan promosi jabatan, sebelum tuduhan itu benar-benar terbukti.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertahanan Turki memberhentikan ketiga orang itu, setelah penolakan pemerintah untuk menyetujui promosi jabatan yang dua kali digagalkan oleh Mahkamah Militer, tulis pernyataan itu.

Surat kabar setempat melaporkan hal tersebut adalah pertama kalinya pemerintah memberhentikan perwira yang aktif.

Pertarungan hukum semakin mewarnai ketegangan antara pemerintah dan militer yang memanas pada awal tahun ini ketika 196 perwira aktif dan pensiunan, yang sebagian besar merupakan tokoh senior, dituduh atas perencanaan kudeta.

Rencana tersebut diduga dibuat segera setelah AKP, cabang moderat dari gerakan Islamis yang dilarang, memperoleh kekuasaan pada November 2002 di tengah kekhawatiran bahwa hal itu akan mengancam sistem sekuler Turki.

Dengar pendapat pertama terhadap kasus itu dijadwalkan pada 16 Desember mendatang.

Dalang yang dituduh merencanakan hal tersebut telah membantah tuduhannya. Ia mengklaim bahwa dokumen rencana tak terduga yang berdasarkan skenario kekacauan internal itu telah dipalsukan agar terlihat seperti konspirasi.

Lawan politik AKP menuduh pemerintah menggunakan penyelidikan sebagai sarana untuk mendiskreditkan Angkatan Bersenjata negara sekuler itu, dengan harapan untuk menyingkirkan hambatan utama dalam mewujudkan ambisi negara Islam mereka.

Tuduhan yang kemudian dibantah oleh AKP, dengan memuji penyelidikan tersebut merupakan langkah untuk memperbaiki demokrasi di negara yang kekuatan militernya tidak menduduki pemerintahan sejak tahun 1960.

Jaksa penuntut bersikeras bahwa para terdakwa merencanakan untuk membuka jalan untuk kudeta militer dengan menempatkan negara tersebut dalam kondisi kacau dan tidak stabil.

Rencana yang diberi nama “Operasi Palu” itu diduga akan menekankan aksi pembomban terhadap masjid-masjid di Istanbul dan memprovokasi ketegangan dengan Yunani untuk menajamkan opini publik tentang perlunya sebuah kudeta.

Penyelidikan yang dilakukan pada Februari itu dilakukan di tengah tuduhan kontroversial terhadap puluhan tentara dan warga sipil lainnya sejak tahun 2007 melalui serangkaian rencana untuk mendestabilisasi dan menggulingkan AKP.

Pengaruh politik militer Turki telah menurun sangat drastis selama beberapa tahun terakhir akibat reformasi yang diinginkan oleh Uni Eropa, sebagai syarat bergabungnya Turki ke dalam kelompok 27 negara kuat Eropa itu. [afp/ant/hidayatullah.com]

Keterangan foto: Perdana Menteri Turki Recep Erdogan.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Kecam Negara Penolak Resolusi Penistaan Agama
Tulisan selanjutnya Pakar Inggris Ramalkan Euro Bakal Tumbang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?