Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

“Jika Dolly Tidak Ditutup, Kami yang Akan Nutup”

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 24 Desember 2010 16:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Front Pembela Islam (FPI) Surabaya berencana akan menutup paksa lokalisasi Dolly. Keputusan itu akan diambil jika pemerintah masih tetap bersikeras tidak mau menutupnya.
 
“Jika Dolly tidak segera ditutup, maka kami yang akan menutup,” tegas Ketua DPW FPI Surabaya, Muhammad Mahdi Al-Habsyi kepada hidayatullah.com di sela-sela pelantikan pengurus FPI Jatim di Balai Pemuda, Kamis (23/12).
 
Untuk lokalisasi Dolly ini, FPI tampaknya tidak mau main-main. Apapun caranya, tempat maksiat itu pokoknya harus segera dilenyapkan dari kota mayoritas muslim ini. Pasalnya, wacana penutupan Dolly sejak dulu hanya pepesan kosong saja. Karena itu, FPI kali ini tidak mau kecolongan lagi.
 
Bagaimana cara menutupnya? “Kami akan demo besar-besaran memaksa mereka agar menutup Dolly,” katanya.

Dalam melakukan aksinya itu, ujar Mahdi, FPI tidak akan turun sendirian. FPI akan bergabung dengan berbagai ormas yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jatim.
 
Menurut Mahdi, puluhan lebih ormas yang telah bergabung di GUIB telah sepakat agar Dolly ditutup. “Tinggal meminta persetujuan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim selaku koordinator GUIB,” terangnya.

Kendati begitu, Habib Mahdi mengatakan, berdemo sebenarnya bukan hal sulit. FPI sendiri di seluruh Jatim memiliki 15 ribu lebih laskar yang bisa diterjunkan. Dan, jumlah itu setidaknya lebih dari cukup jika hanya untuk menutup Dolly.
 
Kendati begitu, Habib Mahdi tidak mau tergesa-gesa. FPI akan lebih dulu bermediasi dengan pemerintah, dalam hal ini DPRD Surabaya dan Walikota. “Setelah pelantikan ini, kami akan langsung melakukan mediasi dengan DPRD dan Walikota,” katanya.
Tapi, itu pun diperkirakan belum tentu menuai hasil memuaskan. Pasalnya, berdasarkan pengalaman sebelumnya, pemerintah selalu punya alasan untuk tidak menutup Dolly.
 
Hal itu tidak lain karena banyak pihak yang punya kepentingan. Jadi, tak heran jika ada saja pihak yang tetap membela Dolly. Salah satu penyebabnya, ungkap Habib Mahdi, adanya partai politik besar di Surabaya yang mendukungnya. Partai itu ditengarai, berhutang budi lantaran waktu pemilu dulu meraih banyak suara dari situ.
 
Meski demikian, jalur mediasi akan ditempuh FPI lebih dulu. Baru, jika langkah mediasi mentok, maka FPI akan bergerak mengerahkan masa sebesar-besarnya. [ans/hidayatullah.com]

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tambah Lagi, Korban Video Ariel
Tulisan selanjutnya Tuduhan Terhadap JAT dan MMI Gegabah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Berita
8 Juni 2026 17:20
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?