Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Paganagari Apresiasi Pemusnahan Kafe Maksiat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Januari 2011 11:59
Bagikan
Kafe mesum yang dibakar
Bagikan

Hidayatullah.com-Lembaga Paga Nagari provinsi Sumatera Barat,  mengapresiasi  peristiwa terbakarnya beberapa kafe di pinggiran Danau Singkarak, Kabupaten Solok, Ahad dini hari, yang diduga kuat menjadi sarang kemaksiatan, seperti diberitakan laman hidayatullah.com.

Ketua Paga Nagari Sumbar, Ibnu Aqil D. Ghani  dalam keterangan persnya, Senin siang (10/1) di Padang,  menegaskan,  aksi massa tersebut merupakan wujud tanggungjawab anak-kemanakan dan anak nagari di selingkar Danau Singgkarak untuk  mamaga (melindungi) Nagari (kampung) mereka dari segala bentuk kemaksiatan. Karenanya, ia menolak disebut melakukan aksi kekerasan.

“Jangan sertamerta aktivis LSM menjustifikasinya sebagai aksi kekerasan dan main hakim sendiri. Tolong lihat dulu latarnya, penyulutnya,” ujar Drs. Ibnu Aqil menjawab hidayatullah.com.

Bahkan Ibu Aqil berpendapat,  yang harus menerima sanksi tidak hanya tempat, lokasinya saja. “Pemilik kafe dan pelaku kemaksiatan juga harus diberi sangsi  yang berat,” pintanya.

Menurut Ketua Paganagari,  hukum adat di Minangkabau, pelaku dan penyedia kemaksiatan seharusnya ‘dibuang sepanjang adat’, tak boleh tinggal  di tanah adat, dan tak boleh pula menerima pusako adat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Aqil menegaskan, anak nagari di ranah Minang (Sumbar) wajib membersihkan nagarinya dari segala kemaksiatan yang akan mengundang azab Allah Azza wa Jalla.  Menurutnya, bumi ranah Minang, kata Aqil, baru saja diluluhlantakkan bencana gempa dahsyat.

Sadar  atau tidak, bencana itu bukanlah siklus dan fenomena alam belaka. Masyarakat Minang  yang memegang teguh komitmen adat basandi sara’, sara’ basandi kitabullah (al-Qur’an), pastilah  menghayati pesan al-Qur’an pula, bahwa betapa banyak negeri yang ditimpakan bencana, bahkan negeri itu dibalikkan Allah SWT, disebabkan penduduknya ingkar dan membiarkan kemunkaran.

Keberdaan geokrafis Sumatera Barat yang persis terletak  di atas “cincin api” jalur gempa ini, kata Aqil, tidak cukup hanya dihadapi dengan kewaspadaan yang tinggi saja. Ia harus disejalankan pula dengan upaya  bersungguh-sungguh meninggikan keimanan dan ketaqwaan.

“Zikir bersama dari tingkat provinsi hingga pelosok desa, jangan hanya karena ketakutan sesaat, pasca gempa saja. Sementara kemaksiatan, pelacuran, esek-esek, korupsi, manupilasi,  jalan terus.  [dnj/hidayatullah.com]     

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NU Siap Pasang Badan Penutupan Dolly
Tulisan selanjutnya Agar Kita Lebih Ridho Menerima Ujian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Berita
5 Juni 2026 18:57
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?