Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelantikan Parlemen Afghanistan Ditunda

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Januari 2011 08:14
Bagikan
Petugas Pemilu Aghan membawa kotak suara
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Afghanistan Hamid Karzai mematuhi rekomendasi Mahkamah Luar Biasa yang meminta penundaan pelantikan parlemen baru.

Tindakan Karzai berdasarkan temuan dari mahkamah tentang banyaknya kecurangan  dalam pemilihan anggota parlemen bulan September lalu. Permintaan penundaan pengangkatan anggota parlemen hari minggu memperburuk krisis konstitusi dan meningkatkan ketegangan antara Karzai dan pendukungnya,demikian dilaporkan The New York Times.

Ketua Mahkamah, Sidiqullah Haqiq, memberitahukan pada para wartawan jika pemilihan tersebut telah dikotori oleh “kekcurangan besar,” dan sekurangnya ia butuh satu bulan untuk memberitahukan hasilnya.

‘Sangat memungkinkan kalau persidangan akan memerintahkan untuk melakukan penghitungan ulang,” kata Hakim Haqiq kepada wartawan di Kabul.

“Jadi ini mengharuskan Presiden Karzai untuk menunda pelantikan parlemen. setidaknya selama sebulan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Karzai menunjuk mahkamah karena keluhan banyaknya suara yang hilang, khusunya dari basis politiknya di selatan, Pashtun.

Kandidat yang menang diperkirakan kecewa dan kemungkinan akan mengadakan unjuk rasa jika mereka kehilangan kursi mereka, ujar The Times. Pemerintahan Karzai menghadapi tuduhan jika semua kecurangan ini disengaja.

Dalam masa-masa penundaan, Negara tersebut tidak akan memiliki parlemen sekurang-kurangnya selama lima bulan.

“Kami tidak akan mampu menjalankan sebuah Negara tanpa parlemen,” ujar seorang diplomat pada The Times. 

September silam pemilihan parlemen dan presiden di Afghanistan pada tahun 2009 diwarnai dengan tuduhan kecurangan. Hal ini menyebabkan kredibilitas Presiden Karzai dan pemerintahannya turun.

Hasil akhir pemilihan dari 34 provinsi diumumkan pada tanggal 1 Desember lalu, tetapi sejauh ini belum ada upaya untuk mengumpulkan anggota parlemen.

Kritikus mengatakan ini dikarenakan Presiden Karzai tidak senang dengan hasil pemilihan yang membuat oposisi lebih besar dan vokal dari parlemen sebelumnya.

Parlemen yang baru kebanyakan berisi etnis Tajik dan Hazara, yang mungkin akan mengancam basis kekuatan presiden yang berisi etnis mayoritas Pastun. [cam]  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistanold migratepemilu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Dukung Revisi UU Pangan
Tulisan selanjutnya Agamamu adalah “Darah Dagingmu” [bagian 1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?