Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Guru Inggris: Ajarkan Penciptaan Disamping Evolusi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Februari 2009 10:09 10:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Februari 2009 10:09
Bagikan
Bagikan

Tokoh evolusionis Inggris semakin gundah dan khawatir. Ini karena semakin membesarnya dukungan agar teori evolusi tidak diajarkan sebagai dogma tunggalHidayatullah.com–Jajak pendapat baru-baru ini tampaknya membuat kalangan evolusionis, khususnya di Inggris, semakin tidak bisa tidur nyenyak. Pasalnya terungkap dalam jajak pendapat bahwa para siswa di hampir sepertiga dari seluruh sekolah di Inggris telah belajar tentang penjelasan asal-usul alam semesta menurut penjelasan Penciptaan. Bahkan guru-guru pelajaran ilmu pengetahuan alam berpendapat bahwa hal itu perlu diajarkan selama pelajaran di sekolah.Sebagaimana dilaporkan www.telegraph.co.uk, 7 November 2008, dengan judul “One in three teachers says teach creationism alongside evolution” (Satu dari tiga guru berkata: ajarkan Penciptaan beriringan dengan evolusi), temuan ini mendukung pandangan Prof. Michael Reiss. Sebelumnya dilaporkan bahwa akibat tekanan kuat kalangan evolusionis, Prof. Reiss dipaksa mengundurkan diri sebagai direktur pendidikan di Royal Society, lembaga ilmiah bergengsi di Inggris, setelah dalam pidatonya ia menganjurkan agar Penciptaan dimasukkan dalam pelajaran ilmu pengetahuan alam di sekolah.Jajak pendapat ini melibatkan 1.200 pemirsa Teachers TV, www.teachers.tv. Mengulas hasil yang tidak menyenangkan evolusionis ini, kepala pelaksana Teachers TV berkata: “Hasil jajak pendapat ini membenarkan bahwa perdebatan apakah ada tempat bagi pengajaran Penciptaan di ruang kelas masih sengit.”Ajarkan juga Penciptaan dan Perancangan CerdasDari jajak pendapat itu 31% guru setuju bahwa Penciptaan atau Perancangan Cerdas hendaknya diberi kedudukan yang sama sebagaimana teori evolusi dalam kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Termasuk dalam angka ini, sekitar seperlimanya adalah para guru ilmu pengetahuan alam.Separuh dari mereka yang dilibatkan dalam jajak pendapat itu setuju dengan pandangan Prof. Reiss bahwa melarang penjelasan selain evolusi justru berdampak menghambat tercapainya tujuan kegiatan belajar-mengajar. Jika pelarangan itu dilakukan maka akan menjadikan para murid yang agamis merasa terasingkan, imbuh mereka sebagaimana dilaporkan Alexandra Frean, editor kolom pendidikan di Times Online 7 November 2008 dengan judul “Put creationism on a par with evolution, say third of teachers” (Tempatkan Penciptaan setara dengan evolusi, kata sepertiga guru).Sementara itu sekitar 9 dari 10 peserta jajak pendapat yakin bahwa para guru hendaknya diijinkan memperbincangkan Penciptaan jika para murid memunculkan bahasan tersebut. Demikian papar koran The Guardian 7 November 2008 di bawah tajuk “Creationism should be taught as science, say 29% of teachers” (Penciptaan sepatutnya diajarkan sebagai ilmu pengetahuan, kata 29% guru).Diperkirakan sekitar 10% siswa sekolah negeri di Inggris meyakini pandangan Penciptaan. Rupanya angka yang serendah 10% ini sudah cukup membuat gelisah evolusionis Inggris. Dengan perkembangan ini, sampai-sampai profesor ateis evolusionis, Richard Dawkins, pernah mengecam pemerintah Inggris dan para guru atas sikapnya yang menurut Dawkins tidak patut dengan menghargai para murid dan orang tua yang tidak meyakini teori evolusi.Evolusionis Takut dan CemasSelain kalangan ilmuwan, pendukung teori evolusi lain seperti Terry Sanderson, presiden “National Secular Society” (Perkumpulan Sekuler Kebangsaan), pun merasa tidak nyaman dengan keadaan ini. Ia berkata, “Temuan dalam jajak pendapat itu sungguh sangat mengkhawatirkan. Kini saatnya bagi pemerintah untuk mengeluarkan perintah ke sekolah-sekolah agar Penciptaan tidak diberikan pengakuan dalam pelajaran ilmu pengetahuan alam. Tempat untuk memperbincangkannya adalah di kelas pendidikan agama.”Rupanya, kedzaliman diktator evolusionis yang telah memaksa pemecatan Prof. Reiss menghasilkan pengaruh yang malah sebaliknya, dan sangat tidak mereka inginkan. Yang terjadi di Inggris malah semakin membesarnya dukungan agar teori evolusi tidak diajarkan sebagai satu-satunya penjelasan asal-usul kehidupan, tanpa ada pembanding lain seperti Penciptaan dan Perancangan Cerdas.Ketakutan evolusionis akan adanya pembanding teori evolusi sebenarnya tidaklah perlu, jika teori evolusi memang ilmiah. Ketakutan itu hanya menjadikan semakin banyak orang penasaran, ada apa gerangan yang disembunyikan di balik teori evolusi sesungguhnya?Mengapa perlu ada seruan agar teori evolusi dilindungi pemerintah melalui undang-undang, bukankah fakta dan bukti ilmiah cukup untuk menegakkan teori evolusi, jika memang ilmiah? Jika menurut evolusionis Penciptaan dan Perancangan Cerdas tidaklah ilmiah, mengapa perlu takut diajarkan bersama-sama dengan teori evolusi? Bukankah teori evolusi tidak perlu dipaksakan agar wajib diyakini siswa melalui undang-undang negara, karena teori evolusi bukanlah dogma dan agama? Bukankah para murid perlu dididik kritis dan cerdas, sehingga bisa membedakan sendiri mana yang ilmiah dan mana yang palsu?Segala perkembangan yang terjadi seputar teori evolusi ini merupakan isyarat bahwa publik sudah semakin cerdas. Serapat apa pun aib ketidakilmiahan teori evolusi disembunyikan, suatu saat pasti masyarakat akan melihatnya. [ah/timesonline/guardian/telegraph/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terbongkarnya Penipuan Profesor Evolusionis Jerman (Bagian 3 – habis)
Tulisan selanjutnya Peringatan Hari Darwin di Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?