Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tokoh Lintas Agama: Pemerintah Segera Perbaiki Kinerja

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Februari 2011 21:54
Bagikan
Prof. Din Syamsuddin.
Bagikan

Hidayatullah.com–Para tokoh lintas agama dan akademisi yang tergabung dalam Forum Rektor Indonesia meminta pemerintah untuk segera memperbaiki kinerjanya dan merespon suara rakyat.

“Tokoh agama dan para rektor memiliki pandangan yang sama tentang negeri ini bahwa kondisi kehidupan bangsa benar-benar dalam keterpurukan,” kata Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin di Jakarta, Jumat (4/2).

Din bersama sejumlah tokoh lintas agama, 28 rektor dan akademisi dari sejumlah universitas di Indonesia mengadakan dialog untuk menyamakan pendapat tentang kondisi bangsa terkait kebohongan publik di bidang pendidikan.

Din mengatakan, para tokoh agama dan akademisi turut prihatin dengan kondisi bangsa saat ini, karenanya mendesak pemerintah untuk lebih baik bekerja daripada mengalihkan perhatian kepada persoalan personal.

“Apa yang kami lakukan ini adalah dorongan kepada pemerintah, bukan bermaksud lain,” ujar Din.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Masdar F Mashudi dari Nahdatul Ulama (NU) mengatakan, yang terjadi saat ini adalah permasalahan kepemimpinan.

Menurut dia, tidak ada yang boleh dikeluhkan oleh pemimpin karena rakyat telah memberikan kekuasaan kepada pemimpin.

Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Sofian Effendi menjelaskan, ada beberapa indikator negara menuju kegagalan, yaitu adanya tekanan masyarakat dilihat dari jumlah penduduk yang besar.

Kesenjangan kemiskinan penduduk yang sangat terasa, menurunnya pelayanan publik, delegitimasi masyarakat karena terlihat sekali ketidakmampuan pemerintah.

“Dalam keadaan seperti itu, elit politik kita terpecah belah, bukan bersatu mencari solusi untuk masalah yang ada,” ujarnya.

Sementara Romo Frans Magnis Suseno, tokoh agama Katolik, menyatakan, dalam pandangannya ada dua permasalahan yang paling berbahaya, yaitu masalah ekonomi dan korupsi.

“Pemerintah mengatakan ekonomi kita membaik, tapi 40 persen mungkin lebih bangsa ini tidak mengalami perbaikan yang nyata. Sedangkan korupsi menurut saya sangat fatal, ada kesan pemerintah tidak mau bertindak atau mau bertindak,” kata Romo Frans Magnis.

Ditambahkannya, belum pernah begitu banyak pejabat pemerintah yang masuk penjara seperti saat ini.

Para tokoh lintas agama sebelumnya mendeklarasikan 2011 sebagai tahun melawan kebohongan dan menyatakan 18 kebohongan publik pada 10 Januari 2011.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persediaan Menipis, MASISIR Tuntut Evakuasi Total
Tulisan selanjutnya Al-Qaradhawi: Korban Tewas Demonstrasi Mesir Itu Syahid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara

Berita
30 Oktober 2026 17:19
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?