Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

173 Orang Tewas dalam Protes di Libya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Februari 2011 06:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sedikitnya 173 orang tewas dalam protes anti-pemerintah di Libya sejak Selasa, kata Human Rights Watch (HRW), Minggu (20/2), mengutip beberapa sumber rumah sakit.

“Ada 173 orang yang tewas,” kata juru bicara kelompok HAM itu, Tom Porteous, kepada AFP.

Menurut Porteous, angka tersebut berdasarkan atas laporan sumber-sumber rumah sakit di Libya timur, Benghazi, dan tiga tempat lain.

“Angka itu belum lengkap dan juga ada banyak orang yang terluka,” katanya.

“Menurut sumber-sumber medis di Libya, luka-luka korban menunjukkan penggunaan senjata berat terhadap demonstran,” kata Porteous.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, protes anti-pemerintah terus berlangsung hingga Minggu dan semakin mendekati ibukota Libya, dan bentrokan baru terjadi di kota bergolak Benghazi.

Prancis menyebut tindakan pemerintah Libya tidak bisa diterima sama sekali, dan demonstran di London dan Kairo memprotes Moamer Kadhafi yang telah berkuasa di Libya selama empat dasawarsa.

Sejumlah saksi mengatakan kepada AFP melalui telepon, pasukan keamanan Libya bentrok dengan pemrotes anti-rejim di kota pesisir Laut Tengah, Misrata, 200 kilometer dari Tripoli.

Demonstran di wilayah itu turun ke jalan untuk mendukung penduduk kota kedua Libya, Benghazi, 1.000 kilometer sebelah timur Tripoli yang telah mengalami dampak operasi penumpasan protes oleh pasukan keamanan di Libya timur, kata mereka.

Menurut saksi-saksi itu, pasukan keamanan yang dibantu oleh “tentara bayaran Afrika” melepaskan tembakan ke arah massa secara membabi buta.

Di Benghazi protes menentang kekuasaan Kadhafi terus berlangsung di tengah bentrokan-bentorkan baru, kata pengacara Mohammed al-Mughrabi kepada AFP melalui telefon.

Kadhafi (68), pemimpin terlama di dunia Arab, belum memberikan pernyataan umum mengenai penentangan terhadap pemerintahnya.

Aktivis pro-demokrasi di sejumlah negara Arab, termasuk Libya, tampaknya terinspirasi oleh pemberontakan di Tunisia dan Mesir yang berhasil menumbangkan pemerintah yang telah berkuasa puluhan tahun.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Akan Buka Kembali Pelintasan Rafah Gaza
Tulisan selanjutnya Kerusuhan Terus Meluas di Timur Tengah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?