Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Perbankan Islam Berada di Jalur Utama Keuangan Dunia

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 15 Maret 2011 17:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Asosiasi Bank Syariah Seluruh Indonesia (Asbisindo), A Riawan Amin mengatakan bahwa perbankan Islam berada di jalur utama keuangan dunia, meskipun belum banyak digunakan oleh kebanyakan orang.

Hal itu disampaikan A Riawan Amin di London, Selasa (15/3) sehubungan dengan keikutsertaannya dalam acara diskusi roundtable Security Committee Oxford Centre for Islamic Studies (SC-OCIS) yang diadakan di Universitas Oxford, Inggris selama dua akhir pekan.

Dikatakannya, diskusi yang diadakan setiap tahunnya bertujuan membahas isu-isu strategis serta pengamanan ekonomi dan keuangan Islam berdasarkan perkembangan paling mutakhir di seluruh dunia.

Menurut A Riawan Amin , banyak pemimpin dan masyarakat dunia menerima sistem keuangan dan perbankan Islam, yang dirasakan lebih transparan, informatif, serta memiliki sistem pengendalian risiko yang lebih baik dan adil.

Para investor merasa lebih tenang karena uangnya dikelola secara aman, dengan bagi hasil yang adil dan pelaporan berkala serta diawasi dewan pakar yang cerdas serta berdedikasi tinggi, ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Diakuinya dalam sistem keuangan dan perbankan Islam risiko ketidakjujurannya (moral hazard) lebih kecil, pemantauannya lebih sering serta transparan, bagi hasil lebih adil bagi semua pihak.

Ia menilai, perbankan dan ekonomi Islam makin diminati karena sangat cocok untuk siapa saja di masa-masa mendatang.

Dikatakannya, bila Indonesia ingin berperan di kancah perbankan dunia, yang mungkin dapat dilakukan adalah melalui perbankan dan ekonomi Islam yang bisa dilaksanakan dengan baik.

Pertemuan membahas sistem keuangan Islam ke dalam arus utama, bagaimana prospek sistem keuangan Islam di dunia internasional, saat ini dan tahun-tahun mendatang.

Menurut Riawan, perbankan Islam cocok untuk masyarakat Islam dan cocok juga bagi masyarakat keuangan konvensional. Sebaliknya keuangan konvensional tidak cocok untuk umat Islam yang taat.

Jadi perbankan Islam sudah berada di jalur utama keuangan dunia, namun belum digunakan oleh kebanyakan orang di dunia, ujarnya.

Kurang Informasi

Diakuinya tantangan dan kendala sistem keuangan Islam di dunia saat ini adalah kurangnya informasi untuk mendapatkan layanan keuangan dan perbankan Islam.

Di sisi lain umat Islam yang mendapatkan informasi yang berkelebihan, justru masih meragukan potensi, efektifitas, serta pengamanan risiko sistem perbankan dan keuangan Islam.

Sementara berbicara mengenai prospek sistem keuangan Islam di Indonesia, A Riawan Amin mengakui kebanyakan bank masih latah. Wait and See. Mengikuti peluang pasar, dan ada juga yang dengan berat hati menyediakan layanan keuangan serta perbankan Islam.

Hal ini karena perbankan serta keuangan Islam masih dianggap sebagai alternatif, bahkan oleh sebagian orang dianggap ekstrim dan belum dianggap sebagai solusi kehidupan bisnis yang berkeadilan.

Menurut Riawan, Asbisindo telah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengusulkan peraturan agar paling lambat pada akhir 2012, setiap titik layanan perbankan di Indonesia wajib menawarkan layanan perbankan serta keuangan Islam.

Dengan demikian di setiap titik layanan terjadi persaingan sehat dan kesamaan peluang antara perbankan Islam dan perbankan konvensional.

Saat ini perbankan dan keuangan Islam bukannya kurang diminati konsumen, tapi lebih sering justru tidak ditawarkan oleh penjual, ujarnya.

Di Indonesia, perbankan lebih dipahami masyarakat yang gemar menabung, sehingga Perbankan Islam tampak lebih cepat berkembang.

Asbisindo berharap undang-undang perbankan syariah yang ada isinya diubah untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan sistem keuangan Islam, khususnya perbankan syariah.

Selama ini undang-undang perbankan syariah lebih banyak membebani dan mengatur kehidupan bank-bank syariah yang selama ini sudah sulit.

Selain ketentuan tambahan yang wajib dilaksanakan bank syariah, mengakibatkan perbankan syariah sulit bersaing dengan bank konvensional, demikian A Riawan Amin.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antara Maqashid Syariah dan Karakter Umat (2)
Tulisan selanjutnya Ulil Dikirimi Paket Bom: Siapa Bermain?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?