Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ulil Dikirimi Paket Bom: Siapa Bermain?

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 16 Maret 2011 01:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua bom mengguncang Jakarta Selasa (15/3) ini. Bom pertama  meledak di Kantor Berita Radio 68H, Utan Kayu, Matraman Jakarta Timur, yang juga markas Jaringan Islam Liberal (JIL) berkatifitas. Bom yang meledak pada pukul 16.05 itu, berupa sebuah paket buku yang ditujukan untuk Ulil Abshar Abdallah, aktivis JIL sekaligus kader Partai Demokrat.

Sementara itu, paket serupa, juga dikirim di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Cawang, Jakarta Timur. Bom kedua,  ditujukan untuk Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Gories Mere. Paket bom itu diterima staf BNN dan dibawa ke lantai dua, tempat Gories bekerja.

Sama persis dengan bom yang ditujukan untuk Ulil Abshar Abdala, modus yang digunakan juga  berupa permintaan memberikan kata pengantar buku.

“Ada permintaan memberikan komentar di dalam buku,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman sebagaimana dikutip detikcom, Selasa (15/30).

“Di dalamnya ada pita dan potasium klorat, diperkiran low explosive,” imbuh Sutarman.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Paket pertama meledak ketika polisi berusaha membuka buku. Tiba-tiba, blaaaam…, buku itu meledak berkeping-keping. Sejumlah polisi dan petugas kantor Komunitas Utan Kayu (KUK) terjengkang.  Akibat ledakan, sedikitnya tiga polisi dan seorang petugas kantor Komunitas Utan Kayu terluka.  Ketiga polisi yang terluka adalah Komisaris Dodi Rahmawan, Ajun Komisaris Karliman, dan Inspektur Dua Bara. Dodi terluka serius pada tangan kirinya akibat ledakan itu.

Menurut Richard, salah seorang pegawai KBR 68H,  paket  berukuran 30 x 20 dan tinggi 10 sentimeter itu sudah datang sejak pagi dan ditujukan kepada Ulil Abshar Abdalla, koordinator Jaringan Islam Liberal (JIL). Bom dikirimkan oleh seseorang bernama Drs. Sulaiman Azhar, LC dengan alamat Jalan Bahagia, Gg Panser no 29. Ciomas, Bogor, Jawa Barat.

Sekitar pukul 15.00 WIB, kemudian datang 7 orang polisi dari Polres Jakarta Timur yang dipimpin oleh Komisaris Pol Dodi Rahmawan.  Tim dari Polres Jakarta Timur ini berusaha membuka paket dan buku itu, walau Gegana belum datang.

Akhirnya, paket buku berjudu, “Mereka yang Harus Dibunuh” itu meledak  sebelum Satuan Gegana tiba.

Aneka Motif

Meski polisi baru memulai pengungkapan, tak urung, peristiwa ini langsung memancing reaksi berbagai pihak. Bahkan sebagaimana biasa, kasus ini melahirkan berbagai analisis, kutukan dan dugaan motif pelaku.

Kepada Kompas, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Inspektur Jenderal (Purn) Ansyaad Mbai mengatakan, pelaku bom Utan Kayu jelas teroris. Namun, dirinya belum dapat mengungkapkan secara rinci pelaku tersebut.

”Pelaku itu membutuhkan keahlian khusus. Lihat saja, begitu rapi. Pasti punya organisasi. Ada yang mengantar, ada yang merakit. Ada juga yang membungkus itu jadi paket dan mengantarnya. Ini semua membutuhkan perencanaan, jam berapa kamu antar, caranya mengantar bagaimana, dan sebagainya,” ujar Ansyaad kepada para wartawan di Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan.

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Sutarman meminta berbagai pihak tidak buru-buru mengaitkan peristiwa dengan terorisme  “Masih telalu sumir, jangan simpulkan sesuatu. Karena masih penyelidikan awal dengan memeriksa saksi-saksi,” ujarnya.

Sementara itu, Ulil yang kini menjabat Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Partai Demokrat (PD), menduga kuat ada motif politik di balik bom Utan Kayu yang ditujukan pada dirinya.

“Saya sudah lama aktif di organisasi terkait kebebasan beragama. Tetapi kenapa setelah saya aktif di politik ada ancaman seperti ini,” kata Ulil, ditemui usai menjenguk Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Timur Komisaris Dodi Rahmawan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Selasa.

Analisis lain datang dari anggota Komisi III DPR Syarifuddin Sudding. Syarifuffin mencurigai bahwa ledakan yang cukup dahsyat tersebut merupakan upaya pengalihan isu dari berita miring Wikileaks tentang keluarga Cikeas.

“Tidak tertutup kemungkinan pengalihan isu karena ini lagi hangat-hangatnya masalah Wikileaks yang sangat sensitif dan menusuk jantung Istana. Perlu dicermati juga, siapa tahu ini memang dirancang untuk itu,” ujarnya kepasa matanews.com, Selasa 15 Maret 2011.

Menurutnya, selama dua hari terakhir ini perhatian publik tak lepas dari isu tak sedap yang dipublikasikan di dua media massa Australia, The Age dan Sydney Morning Herald. Berita yang didapat dari bocoran kawat diplomatik Amerika Serikat melalui Wikileaks tersebut dianggap Sudding mengguncang tanah air.

Meski demikian, apa pula dugaan bahwa peristiwa ini ingin memecah belah dengan bermain di tengah-tengah. Sebagaimana diketahui, aktivis JIL selama ini dikenal pembela Ahmadiyah yang berhadapan pendapat dengan mayoritas umat Islam Indonesia. Dengan memanfaatkan isu Ahmadiyah ini, pelaku ditengarai ingin menyalahkan kelompok mayoritas Muslim. Setidaknya menciptakan rasa saling curiga.*

Foto:kcm

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perbankan Islam Berada di Jalur Utama Keuangan Dunia
Tulisan selanjutnya Tanpa Paksaan, 11 Anggota Ahmadiyah Kembali pada Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?