Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakistan Bebaskan Agen CIA Pembunuh Warganya

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 17 Maret 2011 15:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pakistan hari Rabu (16/3) akhirnya membebaskan seorang agen CIA warga Amerika Serikat yang membunuh dua orang warganya di jalanan kota Lahore sehingga menimbulkan ketegangan diplomatik.

Sebagaimana dilansir Reuters  (16/3), Menteri Hukum Punjab Rana Sanullah, mengatakan bahwa terdakwa dibebaskan setelah sepakat membayar “uang darah” sebagai ganti nyawa kepada pihak keluarga kedua korban sejumlah 2,3 juta dolar.

“Awalnya pengadilan mendakwanya, tapi pihak keluarga kemudian mengatakan kepada pengadilan bahwa mereka telah menerima uang ganti nyawa dan telah memaafkannya” kata Ranaullah. “Pengadilan mendakwanya dalam kasus pembunuhan.”

Raymond Davis (36) menembak dua orang pria muda warga Pakistan di kota Lahore, wilayah Punjab pada 27 Januari lalu. Davis berdalih keduanya adalah perampok bersenjata yang mencoba menyerangnya, sementara dirinya hanya berupaya membela diri. Pihak Amerika Serikat mati-matian membela Davis dengan mengatakan bahwa pria itu adalah diplomat sehingga memiliki kekebalan diplomatik. Bahkan Presiden AS Barrack Obama ikut bersuara dengan menyebut Davis sebagai utusan negaranya. Baca berita sebelumnya, Pria yang Disebut Obama Diplomat AS, Ternyata Agen CIA.

Namun kemudian diketahui bahwa Davis sesungguhnya adalah mantan anggota militer AS, yang kemudian menjadi mata-mata untuk agen intelijen Amerika Serikat, CIA. Menurut sejumlah kabar, Davis memiliki hubungan dengan perusahaan tentara bayaran AS yang dikenal brutal, Xe, atau yang dulu dikenal dengan nama Blackwater.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Aljazair Keluarkan Fatwa Larangan Memberontak
Tulisan selanjutnya Rakyat Pakistan Protes Pembebasan Agen CIA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?