Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mahfudz: Cegah Intervensi Militer Asing ke Libya

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 23 Maret 2011 07:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq, mengatakan, kendati pihaknya memahami keputusan Dewan Keamanan PBB atas Libya, tetapi apa pun bentuk intervensi militer asing ke negara di Afrika Utara itu harus dicegah.

“Keputusan Dewan Keamanan (DK) PBB tersebut (tentang zona larangan terbang) sudah tepat untuk menghindari korban warga sipil yang besar di Libya,” katanya di Jakarta, Selasa (22/3).

Namun ia menyatakan, seharusnya juga ada upaya mencegah upaya intervensi militer asing ke Libya.

“Sebagai anggota PBB, Indonesia memang terikat dengan keputusan tersebut. Upaya mediasi dan diplomasi antarpihak yang berkonflik harus dilakukan dan diutamakan. Organisasi Konferensi Islam (OKI) bisa ambil peran, termasuk Indonesia sebagai anggota OKI,” saran Mahfudz Siddiq.

Sebelumnya, Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Michael Tene mengatakan, Indonesia akan mengikuti resolusi DK Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terhadap Libya, termasuk pemberlakuan wilayah larangan terbang.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sesuai dengan piagam Perserikatan Bangsa Bangsa, keputusan yang diambil PBB tentunya mengikat, dan Indonesia sebagai negara anggota, tentunya mengikuti hasil kesepakatan tersebut,” katanya dalam jumpa pers di Kemenlui, Jakarta, Jumat pekan lalu.

Bagi Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin (Fraksi PDI Perjuangan), kalau itu sudah menjadi keputusan DK PBB, ya tentu mengikat .

“Tentu keputusan itu sudah mempertimbangkan semua aspek, terutama keselamatan warga Libya yang sedang konflik. Tetapi, tetap saja harus ada aturan jelas tentang siapa yang harus datang memberi atensi, bukan dilakukan dengan intervensi militer dengan konsekuensi korban jiwa pula,” katanya.

Hal senada dinyatakan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Paskalis Kossay, yang kendati mendukung sikap Pemerintah RI atas keputusan DK PBB, tetapi kedaulatan Libya juga harus dihormati.

“Jangan ada pihak dari luar Libya memanfaatkan keputusan DK PBB ini untuk kepentingan dia dan sekutu-sekutunya. Memang benar, kondisi Libya semakin parah, tetapi harus dicegah korban manusia lain akibat intervensi militer asing,” tegas Paskalis Kossay lagi.*

Keterangan foto: Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jepang Sanjung TKW yang Bantu Korban Tsunami
Tulisan selanjutnya 6 Warga Gaza, 2 Anak Tewas Diserang Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?