Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemerintah Diminta Cegah 1500 Pelacur Anak di Abu Dhabi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Juni 2003 00:00 12:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juni 2003 00:00
Bagikan
Bagikan

Kordinator Perempuan Sumatera Utara (Sumut), Maya Manurung,SH minta kepada pemerintah agar segera mencegah 1.500 wanita anak baru gede (ABG) asal Indonesia yang menjadi pelacur di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). “Wanita berusia muda itu, perlu ditolong dengan cara mencegahnya menjadi pekerja seks komersial (PSK), demi masa depan mereka,” kata Maya di Medan, Jumat. Masalah tersebut mencuat setelah Ketua Komisi VII DPR RI, Posman Tobing mengungkapkan bahwa ada sekitar 1.500 perempuan Indonesia menjadi pelacur di Abu Dhabi, yang sebagian besar di antaranya ABG. Pernyataan tersebut dikemukakan Tobing, pada acara Advokasi dan Sosialisasi Perdagangan Perempuan dan Anak di Medan, Jumat. Menurut Maya, menyikapi semakin maraknya pengiriman dan “perdangangan kaum hawa” ke negara Asia dan Timur Tengah, maka Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar (Kedubes) di luar negeri harus memberantas kejahatan tersebut. Dikatakannya, pencegahan kejahatan kemanusian itu, harus dilakukan secara konprehensif dan tidak bisa dibiarkan terus berkembang yang mengakibatkan hancurnya masa depan wanita Indonesia. Apalagi, terjerumusnya wanita tersebut dan bekerja di “lembah hitam” akibat tertipu. Sebelumnya mereka (wanita-Red) dijanjikan bekerja pada sebuah perusahaan pabrik dan menjadi Pembantu Rumah Tangga (PRT) dengan gaji yang cukup besar. Karena itu, menurut Maya, pemerintah juga harus mengawasi Petugas Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang menerima dan menyalurkan para PRT ke luar negeri dan jangan sampai wanita itu disalahgunakan oleh majikan tempat mereka bekerja. Ditegaskannya, bila perlu PJTKI yang terbukti menyalahgunakan pengiriman wanita tersebut dicabut izin operasionalnya dan kasusnya diajukan ke pengadilan. “Wanita yang benar-benar mau bekerja dan mencari nafkah di luar negeri janganlah dibodoh-bodohi. Akhirnya tergolong menjadi orang yang tidak baik dan mecemarkan bangsa Indonesia,” kata Maya Manurung,SH. Bulan lalu, seperti diberitakan di media ini, 100 TKW asal Indonesia dijebloskan ke penjara Saudi karena kedapatan menjadi penjaja seks. Di Arab Saudi, para penjaja seks asal Indonesia ini terkenal tidak berharga super murah. Bagi mereka yang ingin menyalurkan hasrat biologisnya dengan cepat, cukup menyediakan dana 50 real yang kemudian tekenal dengan panggilan Abu Khomsin atau wanita yang hanya seharga 50 real untuk sekali pakai. Pemerintah nampaknya belum mampu melindungi warganya dari berbagai bentuk sindikasi kejahatan seks.[Ant/gtr/cha]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 400 Warga Iraq Ditahan Tentara AS
Tulisan selanjutnya Berbekal Curiga, Tentara AS Bantai 97 Orang Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?