Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ansor Menentang Pembentukan Negara Islam

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate:
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 25 April 2011 11:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-“Ansor lahir untuk menjaga negara ini menjadi sejahtera bukan menjadi negara Islam,” kata Ketua Dewan Pembina Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Saifullah Yusuf, di Surabaya, Ahad.

Ia tidak memungkiri munculnya idelogi impor yang merasuki para pemuda, termasuk ide tentang pembentukan Negara Islam Indonesia (NII).

“Kami tegaskan bahwa ide itu sudah ketinggalan zaman. Kita justru mundur jika berdebat soal NII,” kata Wakil Gubernur Jatim itu dalam peringatan Hari Lahir ke-77 GP Ansor di kantor PW Nahdlatul Ulama Jatim.

Menurut dia, paham impor yang baru masuk ke Indonesia itu justru dengan terang-terangan menyalahkan para ulama serta mengesampingkan paham yang telah dianut oleh umat Islam Indonesia selama ini.

“Inilah yang harus kita luruskan. Tetapi bagi Ansor, sudah menjadi suatu keputusan dan tetap mengawal negara ini agar tetap sejahtera,” kata Saifullah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Nusron Wahid, mengatakan, organisasi yang dipimpinnya itu menjadi satu-satunya organisasi pemuda yang hidup di enam zaman, yakni zaman pergerakan kemerdekaan, zaman pendudukan Jepang, zaman revolusi, era Orde Lama, era Orde Baru, dan era reformasi.

“Itu artinya GP Ansor sudah memiliki pengalaman yang sangat panjang sejak negara ini belum merdeka hingga saat ini,” kata anggota Fraksi Partai Golkar DPR itu.

Ia bercita-cita menjadikan Ansor mampu berperan dalam mengatasi masalah kemiskinan karena 60 persen kemiskinan di Indonesia berada di Pulau Jawa. Dari jumlah tersebut, 68 persen di antaranya berada di perdesaan.

“Kader Ansor harus berperan ikut memerangi kemiskinan dan juga harus bisa menjadi pemimpin di wilayahnya,” kata Nusron.

Jaga masjid

Pada kesempatan tersebut, Nusron mengingatkan, anggota GP Ansor untuk mewaspadai munculnya kelompok radikal yang mencoba menguasai masjid atau mushala untuk dijadikan basis mereka.

“Mulai sekarang, kita harus rutin menjaga masjid atau mushala dengan memanfaatkannya untuk kegiatan dakwah maupun salat lima waktu secara berjamaah,” ujarnya.* 

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Alhamdulillah, Sudah 59 Tahun YPI Al Azhar Mengabdi pada Negeri
Tulisan selanjutnya Kantor Qadhafi Hancur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma

Berita
12 Juli 2026 11:25
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?