Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

FUI: Presiden Seharusnya Minta Maaf Kepada Ormas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Mei 2011 17:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Kesaksian polisi yang menyebutkan bahwa Jemaat Ahmadiyah adalah penyerang pertama terhadap rombongan warga pada kasus Cikeusik bulan Februari lalu seharusnya membuka mata semua orang, utamanya media yang kerap tendensius menyudutkan warga dan ormas Islam. Demikian dikatakan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khatthtath.

“Mestinya dengan fakta ini presiden meminta maaf kepada ormas Islam yang sudah ditudingnya anarkis dan diancamnya mau dibubarkan,” kata Al Khatthtath kepada Hidayatullah.com, Rabu (4/54) siang.

Khatthtath mengaku tidak habis pikir kenapa kata bubarkan tidak juga keluar dari mulut presiden untuk aliran Ahmadiyah, yang jelas jelas melakukan penyerangan dan sudah memenuhi unsur dalam UU No.5/PNPS/1969 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama untuk dibubarkan.

“Menjadi pertanyaan besar masyarakat posisi presiden sebenarnya di mana. Kok membiarkan Ahmadiyah yang sudah jelas sesat dan menyesatkan, menista agama Islam, dan yang terakhir sesuai kesaksian polisi bahwa merekalah biangkerok kasus Cikeusik,” imbuh Al Khatthtath.

Dari fakta tersebut, lanjut Al Khatthtath, maka sudah saatnya dan tidak ada alasan bagi presiden untuk segera membubarkan Ahmadiyah dengan mengeluarkan Keppres.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kalau tidak, berarti presiden jelas jelas telah melanggar Undang Undang,” tegas Al Khatthtath.

Seperti diberitakan laman ini sebelumnya, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikeusik Inspektur Polisi Tingkat Satu (IPTU) Hasanudin dalam kesaksiannya pada sidang bentrok warga Cikeusik dan jemaaah Ahmadiyah di Pengadilan Negeri Serang, Selasa (3/5) mengatakan, Jemaat Ahmadiyah melakukan penyerangan lebih dulu terhadap rombongan warga.

Dalam kesaksiannya, Hasanudin menyatakan bahwa jemaah Ahmadiyah-lah yang memulai penyerangan pada bentrok 6 Februari 2011 itu. Warga kemudian membela diri dengan menggunakan batu dan kayu dari halaman rumah saat bentrok pecah.

Dalam kesaksiannya, Hasanudin juga mengaku sudah berupaya membujuk jemaah Ahmadiyah yang ada di rumah Suparman untuk dievakuasi sebelum warga datang. Namun, 20 orang jemaah di rumah itu menolak dievakuasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang tewas dan lima menderita luka-luka dalam bentrok antara warga Cikeusik Pandeglang dengan jemaah Ahmadiyah itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ansyaad Mbai: Tidak Ada yang Salah dengan Negara Islam
Tulisan selanjutnya Dulu Berjasa, Sekarang Diperalat Intelijen?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?