Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Ayo! Siapa Mau Ikut Pendaftaran Freedom Flotilla 2

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 11 Mei 2011 15:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar 1 juta rakyat Indonesia diharapkan mendaftarkan diri untuk ikut seleksi calon relawan Freedom Flotilla (Armada Kebebasan) kedua untuk mendobrak embargo terhadap Jalur Gaza yang sudah dilakukan Zionis Israel selama empat tahun ini. Pendaftaran dibuka oleh IHH, organisasi bantuan kemanusiaan internasional yang bermarkas di Istanbul Turki sejak minggu lalu.

Menurut Nalan Dal, Kordinator Humas Internasional IHH, yang dua malam lalu berjumpa kembali dengan para relawan kapal Mavi Marmara asal Indonesia di Jakarta, “Pendaftaran sebanyak mungkin nama ini akan menunjukkan kepada dunia bahwa ada jutaan warga dunia yang sampai hari ini menolak embargo Israeendaftaran sebanyak mungkin nama ini akan menunjukkan kepada dunia bahwa ada jutaan warga dunia yang sampai hari ini menolak embargo Israel atas Gaza.”

Mereka yang berminat tinggal klik:
http://www.ihh.org.tr/filo-katilim-formu/en/

Panitia seleksi yang terdiri dari wakil 22 negara akan menyeleksi para pendaftar melalui beberapa tahapan. Diperkirakan, Freedom Flotilla 2 yang akan berangkat dari Brussels, Belgia, akan berkekuatan lebih dari 1500 relawan dari lebih 100 negara yang akan menumpangi 15 kapal barang dan penumpang.

Tahun lalu, Freedom Flotilla yang terdiri dari 6 kapal dari Turki, Yunani, Swedia, dan Irlandia menarik perhatian dunia internasional sesudah diserang tentara Zionis di perairan internasional Laut Mediterania. Misi kemanusiaan yang diikuti lebih dari 600 orang dari 32 negara, termasuk anggota-anggota parlemen, itu membawa sekitar 10 ribu ton bantuan kemanusiaan untuk rakyat Gaza.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Subuh, 31 Mei 2010, sepasukan besar tentara Zionis menyerang, membunuh para relawan, dan membajak kapal-kapal itu dan memaksanya ikut ke pelabuhan Palestina yang dikuasai Zionis, Ashdod. Sesudah diintimidasi, diinterogasi, diperlakukan secara tidak manusiawi, dan dipenjara selama 24 jam, seluruh relawan dideportasi oleh pemerintah Zionis Israel sesudah mendapatkan tekanan dari masyarakat dunia.

Komisi khusus Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang dibentuk untuk menyelidiki kejadian itu menyimpulkan, Zionis Israel telah melakukan “kejahatan atas kemanusiaan” dalam peristiwa yang menewaskan 9 orang relawan, dan melukai 50 orang lain, termasuk Suleyman yang sampai hari ini masih dalam keadaan koma, sesudah setahun penyerangan.

Beberapa jam sesudah pendaftaran dibuka di website IHH sekitar 1000 orang telah mendaftarkan diri. Nama-nama yang masuk akan diseleksi oleh tim yang mewakili 22 negara, sesuai dengan tingkat kesungguhan, rekomendasi, dan beberapa persyaratan lain.

Sahabat Al-Aqsha yang tahun lalu ikut dalam misi Freedom Flotilla pertama, ikut mengundang sebanyak mungkin anggota masyarakat Indonesia untuk mendaftar.

Ayo, kerahkan seluruh potensi kita baik dana maupun keahlian di bidang apapun untuk menghentikan kemungkaran Israel atas Gaza, mudah-mudahan Allah memandang pekerjaan ini sebagai amal shalih yang bernilai setinggi-tingginya.

Saudara-saudara kita di Gaza bisa memilih untuk mengungsi ke negara-negara Eropa yang siap menampung mereka. Tapi mereka memilih untuk bertahan di Gaza mewakili kehormatan kita melawan penzalim Zionis Israel. Apa yang kita pilih? Diam menonton, atau melakukan sesuatu. Ayo daftar!*

Daftar langsung di sini: http://www.ihh.org.tr/filo-katilim-formu/en/

Nama-nama organisasi pendukung Freedom Flotilla 2:
     * Bateau suisse pour Gaza (Switzerland)

     * Belgium to Gaza (Belgium)

     * Canada Boat to Gaza (Canada)

     * Deutsch initiative zum bruc des gazablockade (Germany)

     * European Campaign to End the Siege on Gaza

     * Free Gaza Movement

     * Free Gaza Scotland (Scotland)

    * IHH The Foundation for Human Rights and Freedoms and Humanitarian Relief (Turkey)

     * Italia Freedom Flotilla (Italy)

     * Nederlands Boat to Gaza (Holland)

     * Rumbo a Gaza (Spain)

     * Ship to Gaza Greece (Greece)

     * Ship to Gaza Norway (Norway)

     * Ship to Gaza Sweden (Sweden)

     * US Boat to Gaza (USA)

     * Un bateau  pour Gaza (France)

     * Irish Ship to Gaza (Ireland)

     * Britian to Gaza (?ngiltere)

    * Asia to Gaza (India)

     * Ship to Gaza Indonesia (Endonezya)

     * Malaysian Humanitarian Sail (Malaysia)

     * Free Gaza Movement (Denmark)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bendera Israel tetap Berkibar di Jakarta!
Tulisan selanjutnya Sejarawan LIPI: Media Harus Tuntas Menyelesaikan Kasus NII

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?