Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Indonesia Urutan II Pornografi Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Juli 2003 09:28 9:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Juli 2003 09:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Presidium Aliansi Masyarakat Anti-Pornografi dan Pornoaksi, Dra Hj Juniwati T Masjchun Syofwan mengungkapkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pornografi di Indonesia merupakan urutan kedua di dunia setelah Swedia. Kondisi ini dipicu karena hasil keuntungan dari penayangan pornografi melalui media cetak dan elektornik lebih besar dari usaha dagang pada umumnya, sehingga orang makin tergiur untuk melakukannya demi mendapatkan keuntungan sesaat, kata Juniwati di Padang, Minggu (29/6), dalam diskusi pronografi dan pornoaksi yang digelar Bundo Kanduang Sumbar. Menurut Juniwati, para penentang pornografi di Indonesia saat ini menghadapi kapitalisme tingkat tinggi, sementara tayangan porno dan gambar-gambar porno malah menjadi budaya yang premisif dan dampaknya sangat luar biasa terhadap moral dan budaya bangsa. Lebih parahnya, lanjut Juniwati, ada gambar-gambar porno yang diberikan secara gratis ke sekolah- sekolah dengan tujuan merusak moral generasi muda. Pihak yang pro terhadap aksi dan pornografi malah menilai bahwa pelarangan terhadap berbagai tayangan pornografi telah melanggar HAM, padahal HAM juga ada kaitannya dengan kewajiban dan setiap orang juga harus ingat hak orang lain, katanya. Pornografi di Tanah Air, nilainya, sudah sangat meresahkan padahal negara ini berdasarkan Pancasila dan berketuhanan yang dilengkapi dengan hukum adat, agama, dan aturan di dunia. Upaya menghentikannya pun juga tidak gampang, sebab ada produser yang membuat program seperti itu walaupun tayangan seperti itu telah diredam oleh Komunitas Anti Pornografi di Jakarta. Secara moral, tanggung jawab seorang produser dituntut agar memilih tayangan yang terbaik bagi masyarakat, sebab pornografi tidak saja merusak moral juga kepribadian dan dampak lainnya adalah menimbulkan berbagai penyakit akibat pergaulan bebas. Lebih jauh dia mengatakan menurut agama definisi pornografi itu sudah jelas adalah segala sesuatu gambar dan visualisasi yang diarahkan untuk merangsang nafsu seksual sementara aksi pornografi adalah gerakan-gerakan melalui tarian dan penampilan kesenian lainnya yang merangsang munculnya nafsu seksual. Pemerintah bersama DPR harus cepat melahirkan UU pemberantasan tindak pidana pronografi itu sementara peran masyarakat agar terus mengawasinya bila UU tersebut tidak berjalan dengan baik, katanya. Meski kegiatan pornografi dan pronoaksi terbilang sangat parah, media TV bahkan secara sengaja menampilkan beberapa acara yang sangat identik dengan seks dan erotisme. Sayangnya, protes terhadap media belum begitu banyak terjadi.(Ant/sp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IAIN Sunan Ampel Akan Razia Baju Ketat Mulai Besok
Tulisan selanjutnya Ulama Sh’iah Iraq Kritik Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

Berita
25 Juni 2026 12:11
Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS
Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS
Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat

Terbaru

  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?