Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

80 Persen Anak Kemungkinan Jadi Pecandu Situs Jejaring Sosial

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 6 Juli 2011 12:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Empat dari lima orangtua berpikir anak-anak mereka dapat kecanduan terhadap Facebook, dan sepertiganya berpikir internet itu berbahaya, ungkap hasil sebuah penelitian.

Seperti diwartakan oleh Telegraph bahawa sepertiga orangtua di seluruh Inggris percaya bahwa anak- anak mereka berada dalam bahaya akan internet dan 80 persen berpikir hal itu memiliki kemungkinan untuk menjadi candu terhadap situs-situs jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook, Ungkap perkiraan sebuah penelitian terbaru.

Hal itu juga menemukan bahwa sepertiga orangtua bahkan mempercayai bahwa web mampu “mengubah” otak seseorang.

Internet Charity The Nominet Trust, yang mengadakan penelitian itu, mengatakan tak ada bukti bahwa jejaring sosial berbahaya bagi diri mereka, dan tak ada bukti yang masuk akal bahwa web mampu mengubah otak.

Facebook dan Twitter yang mereka kira, biasanya dalam kenyataan memperkuat pertemanan yang ada, sementara bermain video games menunjukan memperbaiki koordinasi dan kemampuan memproses secara visual.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Kritikus seperti Baroness Susan Greenfield menyebut di masa lalu pengujian yang teliti dari dampak meningkatnya internet dapat dimiliki oleh anak anak, tetapi belum ada penelitian yang menghasilkan bukti konklusif tentang efek samping yang berbahaya.

Perawatan bagi apa yang disebut sebagai kecanduan internet kini juga ditawarkan di seluruh dunia, meskipun mereka tak secara spresifik terhubung dalam jejaring sosial.

Annika Small, direktur dari Nominet Trust, mengatakan “Nominet Trust percaya bahwa internet sebagai paksaan untuk kebaikan sosial. Ketakutan berlebihan akan penggunaan internet secara potensial membantah manfaatnya bagi mereka yang paling membutuhkan.

“Saya ingin melihat pedebatan baik diantara para pembuat kebijakan, yang berdasarkan penelitian akurat, mengenai dampak dari penggunaan teknologi interaktif terhadap otak, perilaku dan penampilan remaja tanpa beralih menjadi keresahan para orangtua yaitu menjadi tersubjek dalam basis kebiasaan,” katanya.

Penelitian itu juga memperkirakan, bahwa 61 persen dari orangtua tak mempercayai kisah positif mengenai internet, dan mempercayai hal itu itu didanai oleh kelompok kepentingan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Kecam Islamophobia di Belanda
Tulisan selanjutnya Hakim : Jangan Seperti Katak Dalam Tempurung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?