Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hamas Terapkan Larangan Pria Potong Rambut Wanita

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 7 Juli 2011 07:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hamas menegakkan peraturan larangan pria memotong rambut perempuan karena dianggap bertentangan dengan Islam.

Seorang pemotong rambut pria sudah ditangkap dan ditahan satu malam, pemotong rambut lain mengaku diawasi oleh polisi tanpa seragam, dan seorang pemotong rambut yang sudah membuka salon selama 25 tahun berencana pindah.

Hamas memberlakukan larangan ini sejak tahun lalu namun baru akhir-akhir ini ditegakkan.

Langkah ini dilihat untuk mengangkat kredibilitas keislaman Hamas, yang oleh sejumlah pihak dianggap sudah terlalu moderat.

Tetapi sebenarnya sebagian besar perempuan Gaza tidak mau rambut mereka dipotong oleh pria.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak ada pekerjaan

Saat ini, terdapat banyak pemotong rambut pria di salon-salon di Gaza.
Mereka terlihat duduk di luar salon mereka karena khawatir akan ditangkap jika masuk ke dalam salonnya.

Seorang pemotong rambut pria, Adnan Barakat, yang sudah bekerja di salon selama 27 tahun kini kebingungan karena tidak bisa bekerja lagi.

“Tanpa pekerjaan, saya seperti orang yang mati karena tanpa saya tidak bisa bekerja dan salon tidak bisa berjalan tanpa saya dan ini pekerjaan saya sejak tahun 1984. Saya tidak punya pekerjaan lain. Apa yang bisa saya lakukan,” tuturnya.

Sementara Hamas sendiri menegaskan mereka hanya menegakkan undang-undang yang diinginkan mayoritas warga Gaza.

Peraturan masalah salon ini sebenarnya telah disosialisasikan pihak Hamas semenjak tahun 2010 lalu, setelah adanya instruksi dari Menteri Dalam Negeri Fathi Hammad yang melarang semua pria di Jalur Gaza bekerja di salon perawatan rambut perempuan.

Setelah merebut kekuasaan Juni 2007, Hamas telah melakukan upaya penegakan hukum Islam di Gaza, meski banyak media asing begitu sinis dalam hal seperti ini.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Minat Jadi Misionaris di India Menurun
Tulisan selanjutnya AS Setuju Hukuman Mati Nidal Hasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?