Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Suriah: AS Ikut Campur Masalah Kami

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 8 Juli 2011 18:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Suriah menuding Amerika Serikat ikut rampur urusan dalam negeri mereka, setelah Dubes AS untuk negara itu mengunjungi kota Hama untuk ikut berdemonstrasi.

“Kehadiran Dubes AS di Hama tanpa minta izin jelas merupakan bukti nyata keterlibatan Amerika Serikat dalam kerusuhan yang berlangsung serta upaya mereka untuk meninggikan ketegangan, sehingga merusak keamanan dan stabilitas Suriah,” demikian bunyi pernyataan dari Kementrian Luar Negeri setempat sebagaimana dikutip BBC (08/7).

Sebelumnya Kementrian Luar negeri AS mengatakan kunjungan Ford adalah untuk menunjukkan solidaritas terhadap peserta protes.
Ratusan warga Hama mengungsi karena mengkhawatirkan kekerasan dari pasukan militer Suriah. Menurut Washington, Ford berharap bisa tetap berada di Hama untuk ikut ambil bagian dalam aksi protes anti pemerintah yang biasanya dimulai setelah ibadah shalat Jumat.

Aksi protes di Hama hari Jumat pekan lalu (01/07) adalah aksi terbesar dalam tiga bulan kerusuhan akibat gelombang aksi demo di seluruh Suriah. Tank disiagakan di luar kota dan sedikitnya 22 orang tewas tertembak beberapa hari terakhir.

Sehari berikutnya, Presiden Assad memberhentikan Gubernur Ahmad Khaled Abdel Aziz yang memerintah Hama, setelah dikabarkan gagal memberangus aksi protes.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pasukan keamanan dikirim ke lokasi Senin lalu dalam upaya mengambil alih kendali atas kota, meski tank tetap berjaga dari luar.
Kamis (07/07) kemarin, warga memblokade jalan-jalan dengan ban yang dibakar untuk menghalangi jalanya bus yang mengangkut para tentara, kata sejumlahs aksi mata.

Tahun 1982, Hama juga menjadi lokasi kekerasan terhadap kelompok yang menentang mendiang ayah Presiden Assad, Hafez al-Assad.

Menurut kelompok oposisi sudah lebih dari 1.300 pendukung aksi protes tewas di seluruh penjuru negeri setelah gelombang demonstrasi melanda Suriah sejak Maret lalu.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WHO: Tembakau Penyebab Terbesar Kematian
Tulisan selanjutnya Jelang Ramadhan, Keluarga Saudi Butuh PRT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?